
Jakarta –
Gambar Kirana dan Rezki Aditya dalam film Keajaiban Air Mata Wanita yang diangkat dari buku terlaris Fortune Magnet of Fortune. Dalam film tersebut, Sitra Kirana berperan sebagai Kiki, seorang wanita yang mengalami kehilangan yang sangat mendalam.
Bekerja sama dengan suaminya Rezki Aditya, lawan mainnya Sitra Kirana bercerita tentang bagaimana ia berhasil membangun perasaan kehilangan dalam adegan emosional.
Bagaimana cara mengembangkan emosi di tempat menangis, apalagi lawan mainnya adalah suaminya sendiri, kata Sitra di gala premiere di Senayan Jakarta Pusat. , Rabu (8/1/2025).
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Meski berakting bersama suaminya, Sitra Kirana menegaskan bahwa dia tidak mengaitkan perasaan pribadinya dengan peran yang dimainkannya.
“Sejujurnya saya tidak menghubungkannya dengan masalah pribadi atau mungkin saya tidak pernah berpikir untuk kalah di kehidupan nyata, tapi sayalah yang terlibat,” ujarnya.
Ibu satu anak ini menggunakan cara yang sangat pribadi untuk menciptakan emosi dalam adegan ini. Seperti mendengarkan lagu sedih.
“Jadi sebelum aku ambil, aku sempat tanya ke Mas Indra beberapa waktu seperti, 'Pak tunggu dulu ya Kak, aku emosi dulu, aku mau dengerin lagu kesukaanku yang sedih',” ujarnya. dikatakan.
Selain itu, Sitra Kirana menceritakan dampak positif yang dirasakannya setelah melalui proses syuting. Seperti lebih berpikir positif dalam segala bidang kehidupan.
“Jadi kita lebih positif dari pada memilih kata-kata, sekarang kita lebih, oh iya, kamu tidak boleh mengatakan sesuatu yang tidak baik ya? Kalaupun kita sedang mengalami hal buruk, kita perlu kata-kata yang harusnya positif, tetap. Positif,” katanya.
Sementara itu, Rezki Aditya yang berperan sebagai Bagas dan merupakan produser utama mengungkapkan bahwa ia menaruh harapan besar terhadap film ini.
“Kami berharap nilai-nilainya, filmnya, hiburannya dapat diterima masyarakat dan bermanfaat bagi banyak orang. Amin,” ujarnya.
Keajaiban Air Mata Wanita diproduksi bersama oleh buku Nasrallah, Rahasia Magnet Keberuntungan. Menurut Nasrullah, film ini berdasarkan pengalaman nyata para pembaca buku yang mengalami keajaiban dalam hidupnya, dengan harapan bisa lebih optimis dalam hidupnya.
“Sebenarnya film ini diambil bukan hanya dari bukunya, tapi dari POV para pembaca bukunya. Jadi ada pembaca buku yang mengalami keajaiban. Dan akhirnya kami memilih dari banyak cerita. Jadi ini cerita terbaik . Saat ini, kami mempersembahkannya kepada teman-teman kami “kepada semua orang. Jadi ini adalah kisah yang memberi harapan. Jadi saya pribadi punya mimpi, film ini bisa memberi harapan kepada mereka yang percaya di Indonesia akan ada keajaiban, ”kata Nasrullah.
“Baiklah, alhamdulillah, semoga film ini bisa memberikan panduan bagaimana mencapai sebuah keajaiban. Dan saya sangat puas, terima kasih kepada produser dan sutradara, terutama Pak Indira Gunawan. Pertama-tama, beri tepuk tangan yang meriah. , terima kasih Tuhan, dia berhasil. Film yang sangat bagus. “Semoga film ini bermanfaat bagi semua orang. Kami akan melakukannya. “Film ini memberikan harapan bagi masyarakat Indonesia yang percaya akan keajaiban,” kata Nasrallah.
Sutradara film tersebut, Indra Gunawan, berbicara tentang tantangan dalam mengubah buku self-help menjadi sebuah film. Film ini ditujukan untuk para ibu.
“Tes pertama adalah apa maksud dari sebuah buku, bukan novel, tapi buku pengembangan diri atau motivasi. Isinya bukan cerita, jadi buatlah ceritamu sendiri. Bisa dibilang ini adalah cerita nyata dengan karakter sebenarnya.Setelah berdiskusi, kita akan menentukan pembacanya melalui penelitian, siapakah pembaca buku ini?
Karena waktu syuting yang terbatas, kru dan aktor film ini sepakat bahwa waktu syuting dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama jika diperlukan.
Film yang dibintangi Natasha Rizky, Yesi Guzman, Baby Zelvia, Kupink Topan, Ade Jigo dan Ricky Perdana ini rencananya tayang pada 23 Januari 2025. Keajaiban Air Mata Wanita berkisah tentang perjalanan emosional seorang wanita. Menghadapi tantangan hidup yang tidak terduga, ia diberi nama Kiki. Melalui perjuangannya, ia menyadari arti cinta sejati dan pentingnya menghargai orang-orang disekitarnya.
(fbr/dicari)