
Jakarta –
Jantung adalah salah satu organ terpenting dalam tubuh manusia. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menjaga kesehatan jantung agar berfungsi dengan baik dan terhindar dari gangguan kesehatan.
Ada banyak olahraga bagus yang bisa Anda coba untuk menjaga tubuh tetap bugar dan kesehatan jantung. Dikutip dari British Heart Foundation, berikut olahraga yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung di usia muda.
1. Latihan aerobik
Jenis olahraga ini merupakan gerakan yang melibatkan otot-otot lebih besar pada tubuh, seperti otot lengan dan kaki. Latihan aerobik yang dapat dilakukan antara lain jalan kaki, bersepeda, dan berenang.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Latihan aerobik membantu jantung dan sistem peredaran darah bekerja lebih baik sehingga tubuh dapat meningkatkan aktivitas sehari-hari tanpa merasa lelah dan sesak napas. Tak hanya itu, olahraga meningkatkan kesehatan mental dan kualitas tidur.
Latihan aerobik mengurangi risiko penyakit jantung dengan meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah dan mengistirahatkan detak jantung, meningkatkan kadar kolesterol, dan membantu menjaga berat badan yang sehat, yang pada gilirannya mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.
Dianjurkan setidaknya 150 menit latihan aerobik sedang per minggu. Sekarang setelah Anda mulai berolahraga, tingkatkan secara bertahap hingga mencapai 150 menit. Mulailah dengan melakukan 5 hingga 10 menit setiap hari. Sesuaikan lamanya latihan dengan kondisi tubuh.
2. Pelatihan ketahanan
Juga dikenal sebagai latihan ketahanan atau latihan kekuatan, ini adalah jenis latihan yang dirancang untuk membuat otot bekerja lebih keras. Latihan-latihan ini dapat mencakup beban, peralatan resistensi seperti kabel atau pita, dan bahkan beban tubuh Anda sendiri. Latihan ini bisa diawali dengan berdiri dari posisi duduk ke kursi, kemudian dilanjutkan dengan melakukan squat atau push-up di dinding. Latihan ketahanan dapat memperkuat otot karena lengan dan kaki bekerja lebih baik dan pada akhirnya mengurangi beban jantung.
“Memperkuat otot berarti lengan dan kaki Anda dapat bekerja lebih baik dan mengurangi ketegangan pada jantung. Semakin kuat otot Anda, semakin mudah melakukan latihan aerobik dan aktivitas sehari-hari tanpa merasa sesak napas atau lelah,” ujarnya. Alexander, seorang fisioterapis yang berspesialisasi dalam rehabilitasi jantung di Rumah Sakit St Bartholomew, Nuffield Health.
3. Latihan keseimbangan dan kelenturan
Berbagai latihan seperti tai chi, pilates, dan yoga merupakan contoh latihan yang dapat membantu meningkatkan kelenturan dan keseimbangan. Namun, tidak perlu mengalokasikan banyak waktu untuk melatih fleksibilitas dan keseimbangan. Seseorang dapat menggabungkan latihan peregangan dan keseimbangan ke dalam latihan lainnya. Latihan peregangan paling baik dilakukan saat otot dalam keadaan hangat. Misalnya, setelah berjalan, Anda bisa beralih ke peregangan betis.
Latihan keseimbangan adalah ketika tubuh bergerak ke posisi yang sedikit lebih stabil dan memaksa tubuh untuk mempertahankan posisi tersebut. Misalnya, cobalah berdiri dengan satu kaki sambil berpegangan pada sesuatu yang menopang tubuh Anda, lalu coba lakukan secara perlahan tanpa banyak penyangga.
Latihan fleksibilitas memastikan otot Anda tidak mengalami peregangan berlebihan. Ini membantu tubuh bergerak lebih mudah dan terhindar dari rasa sakit atau cedera. Latihan keseimbangan dapat mengurangi risiko terjatuh.
Disarankan untuk melakukan latihan fleksibilitas dan keseimbangan 2 hingga 3 hari dalam seminggu. Secara bertahap pindah ke posisi di mana Anda dapat sedikit membesarkan tubuh Anda. Usahakan untuk menahan regangan secara perlahan setidaknya selama 30 detik dan usahakan untuk tidak menahan nafas.
(kna/kna)