
Jakarta –
Mantan artis cilik Pembantu Chiquita Dia diintimidasi di sekolah. Tak sampai disitu saja, setelah dewasa, Chiquita dikhianati oleh sahabatnya dan merasa karirnya hancur.
Chiquita Maidi mengatakan, tiga orang teman istri mempelai pria diduga menjadi dalang perusakan bisnisnya.
“Waktu nikah, aku kasih mereka 20 pengantin. Iya, namanya pengantin. Aku berharap mereka semua berteman, tinggal aku dan Indra yang mendukungku. Ternyata ada tiga profesional utama yang menghancurkan bisnisku. Bisnisku keluarga juga datang, bisnis skin care kita hancur semua,” Chikita Medi by Rampi A Crying Story Inside: No Secret Studio, Jalan Kapitan P Tendon, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2024).
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Pada tahun tersebut Penyanyi kelahiran 22 Oktober 1990 ini bercerita tentang bagaimana sahabatnya menghancurkan bisnisnya. Chikita curiga ada individu yang sedang bermain-main.
“Ini dari orang tuaku dan suamiku, perusak bisnisku dan sahabatku yang memanfaatkan bisnisku. Mereka baru tahu kemarin setelah aku putus (dengan mereka),” ujarnya.
Cerita lain terjadi setelah 5 tahun berdamai dengan teman saya. Suami sekaligus keluarga Chiquita Maddy yang saat itu sedang hamil sengaja menutupi kelakuan ketiga pria tersebut.
“Karier saya hancur secara sistematis hingga keluarga saya kehilangan uang. Itu hanya suami saya,” kata ibu satu anak ini sambil menangis.
Peristiwa ini terjadi Pembantu Chiquita Semakin sulit mempercayai orang. Saat duduk di bangku sekolah dasar, Chiquita Medy, artis masa kecil yang populer, menjadi korbannya. Penindasan.
“Itu adalah keinginan ayah dan ibu saya Chiquita Medi untuk berprestasi sebagai penyanyi. Saya kira prestasi saya bisa menjadi acuan anak-anak untuk menjadi seperti saya. Tapi mungkin juga tidak,” ujarnya.
“Aku sudah menjadi orang yang menyenangkan orang, aku selalu akui kalau aku salah, meski itu bukan salahku. Bahkan sekarang, di usia 34 tahun, aku merasa karirku tidak bisa bangkit karena orang selalu menjatuhkanku, lanjut pelantun Kuku Kuku itu.
Chikita Madi merasakan sakit hati yang mendalam. Ia merasa karyanya selalu menghilang.
“Saya dipukuli oleh semua orang, karir saya hancur sebagai seorang anak,” kata Chiquita Madi sambil menangis.
(nanah/wes)