Apa penyebab terlambatnya haid? Berikut 13 opsi.-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta

Apa penyebab terlambatnya haid? Salah satu pilihannya adalah kehamilan. Namun masih banyak faktor lain yang bisa menyebabkan wanita terlambat menstruasi, seperti stres atau usia.

Pada artikel ini, lihat 13 kemungkinan penyebab menstruasi tertunda. Ketahui juga kapan hal ini harus ditanggapi dengan serius agar Anda bisa segera mendapatkan pengobatan.

13 penyebab terlambat haid

Dilaporkan dari halaman Garis kesehatan Dan Kesehatan.comBerikut 13 penyebab yang bisa menyebabkan terlambatnya haid pada wanita.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

1. Stres

Stres dapat mengganggu kestabilan hormon, mengubah rutinitas sehari-hari, dan memengaruhi hipotalamus, bagian otak yang bertanggung jawab mengatur menstruasi.

Jika Anda merasa stres, cobalah mempraktikkan teknik relaksasi dan melakukan perubahan gaya hidup.

2. Lakukan olahraga berat

Aktivitas berat atau olahraga juga bisa memengaruhi terlambatnya menstruasi. Hal ini bisa terjadi jika Anda mulai berolahraga lagi setelah lama tidak berolahraga.

Karena aktivitas fisik tersebut memberikan tekanan pada tubuh, hal ini dapat memerintahkan otak untuk berhenti memproduksi hormon reproduksi seperti hormon pelepas gonadotropin (GnRH).

3. Menyusui

Menyusui secara terus-menerus menyebabkan wanita terlambat menstruasi. Laktasi ini dikenal sebagai amenore. Metode menyusui (amenore) sering digunakan sebagai alat kontrasepsi alami. Salah satu caranya adalah dengan menyusui 8 kali atau lebih dalam sehari.

4. Berat badan sangat rendah

Wanita dengan kelainan makan seperti anoreksia nervosa atau bulimia dapat kehilangan banyak berat badan sehingga menyebabkan menstruasi tidak teratur atau bahkan menghentikan siklus sama sekali.

5. Obesitas

Di sisi lain, kelebihan berat badan dapat menyebabkan perubahan hormonal. Kelebihan berat badan menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak estrogen. Estrogen yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi.

6. Faktor usia

Menstruasi tidak teratur bisa terjadi pada masa pubertas di usia 20-an. Hal ini terjadi lagi saat Anda mendekati masa menopause.

7. susah tidur

Tidur merupakan salah satu cara memulihkan keadaan tubuh dari berbagai hal. Kurang tidur mengganggu siklus menstruasi. Bagi seseorang yang mengalami gejala pramenstruasi, masalah kualitas tidur bisa semakin parah.

8. Bepergian ke zona waktu yang berbeda

Hormon estrogen adalah kebalikan dari melatonin. Ketika melatonin menurun, estrogen meningkat. Saat Anda bepergian ke suatu tempat dengan zona waktu berbeda, tubuh memproduksi melatonin, dan akibatnya hormon estrogen menurun.

9. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah suatu kondisi yang menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak hormon androgen pria. Hal ini membuat ovulasi tidak teratur atau menghentikannya sama sekali.

10. K.B

Saat mengikuti program Keluarga Berencana (KB), Anda menggunakan pil KB yang mengandung hormon estrogen dan progesteron. Hormon ini mencegah ovarium melepaskan sel telur. Mungkin diperlukan waktu hingga 3 bulan agar siklus menstruasi kembali normal.

11. Penyakit kronis

Penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit celiac dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Misalnya saja perubahan gula darah yang bisa menyebabkan perubahan hormonal. Meski jarang terjadi, diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan menstruasi menjadi teratur.

Contoh lainnya adalah penyakit celiac, yang menyebabkan peradangan pada usus kecil sehingga tubuh tidak dapat menyerap nutrisi, sehingga menyebabkan terlambatnya menstruasi.

12. Insufisiensi Ovarium Primer (POI)

Insufisiensi Ovarium Primer (POI) adalah menopause dini yang alami. Menopause biasanya terjadi antara 45-55 tahun. POI dapat terjadi pada wanita berusia 40 tahun ke atas.

13. Masalah tiroid

Kelenjar tiroid yang tidak normal, baik yang terlalu aktif atau kurang aktif, dapat menyebabkan terlambatnya menstruasi. Tiroid mengatur metabolisme tubuh, sehingga kadar hormon juga bisa terpengaruh. Masalah tiroid biasanya dapat diatasi dengan pengobatan.

Kapan Anda harus berkonsultasi dengan dokter tentang keterlambatan menstruasi?

Menstruasi yang tertunda belum tentu merupakan masalah yang serius. Begitu mereka mulai menstruasi, dibutuhkan waktu beberapa bulan atau tahun bagi remaja untuk memiliki siklus menstruasi yang teratur.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists seperti dikutip dari website Pemerintah Kabupaten Bantul, siklus menstruasi biasanya berlangsung selama 28 hari, namun bisa berbeda-beda pada setiap wanita. Siklus yang sehat biasanya berlangsung selama 21-38 hari, dihitung dari hari pertama haid hingga hari pertama haid berikutnya.

Apabila lamanya siklus haid terjadi dalam kisaran normal, namun bervariasi dari satu siklus ke siklus lainnya yaitu 7 hingga 9 hari, maka masih disebut menstruasi tidak teratur.

Misalnya siklus pertama 25 hari dan siklus berikutnya 33 hari maka siklus tersebut dianggap tidak teratur, meskipun siklus 25 atau 33 hari dianggap normal. Kalaupun terlambat haid 7 hari, itu dianggap terlambat.

Jika menstruasi Anda sudah lebih dari 3 bulan tetapi Anda tidak hamil, sebaiknya periksakan ke dokter. Anda perlu mengetahui penyebabnya untuk diobati.

Nah, kita sudah mengetahui apa saja penyebab terlambat haid. Selain kehamilan, ada faktor stres, usia, dan penyakit kronis.

(menurut/baris)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama