Sangat disayangkan masyarakat Gaza tidak diakui karena kelaparan akibat bencana kelaparan tersebut.-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-



Jakarta

Krisis pangan parah terjadi di Jalur Gaza bagian utara, Palestina. Banyak warga, terutama anak-anak, yang mengalami gizi buruk atau kurang gizi. Setidaknya 30 anak meninggal karena kelaparan.

Bagaimana tidak, di tengah krisis pangan, inflasi pun ikut meningkat. Selain mengonsumsi tepung dan makanan kaleng, sebagian besar warga tidak memiliki makanan sehari-hari.

“Tidak ada yang tersisa untuk dimakan, tidak ada sayuran, tidak ada daging dan tidak ada susu. Berat badan saya turun 25 kilogram,” kata Abu Mustafa, yang tinggal di Kota Gaza bersama keluarganya.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Pekan lalu rumah mereka dihantam tank Israel dan langsung menghancurkan sebagian besar lantai paling atas.

“Selain pemboman, perang Israel lainnya sedang terjadi di Gaza utara, kelaparan. Orang-orang bertemu di jalan dan banyak yang tidak dapat mengenali satu sama lain karena penurunan berat badan dan usia tua,” kata Abu Mustafa kepada Reuters melalui aplikasi obrolan.

Gaza berisiko tinggi mengalami kelaparan, kata sebuah lembaga pemantau internasional pada Selasa, meskipun pasokan bantuan telah membatasi penyebaran kelaparan ekstrem di wilayah utara.

Menurut data dari Klasifikasi Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) yang digunakan oleh PBB dan lembaga bantuan, lebih dari 495.000 orang di Jalur Gaza menghadapi kerawanan pangan yang parah.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Galant mengakhiri kunjungannya ke Washington dengan menyatakan bahwa Israel memerangi Hamas, bukan rakyat Gaza, meskipun faktanya ada 37.658 orang yang berperang melawan Hamas.
Sejak serangan dimulai pada tanggal 7 Oktober, sebagian besar warga sipil telah tewas.

Kebanyakan korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.

“Kami berkomitmen, dan saya secara pribadi berkomitmen, untuk memberikan bantuan kemanusiaan penting ke Gaza. Kami berjuang hanya untuk merugikan kami,” kata Gallant dalam sebuah pernyataan video.

(Naf/Naf)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama