Ketahui 6 Ciri Penyakit Jantung di Usia Muda, Hati-hati!-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta

Penyakit jantung merupakan ancaman menakutkan bagi banyak orang. Perlu diingat, penyakit ini tidak hanya menyerang orang lanjut usia saja, namun orang muda mempunyai kemungkinan terkena penyakit jantung.

Masih banyak generasi muda yang menganggap remeh penyakit jantung. Apalagi, masih banyak gejala penyakit ini yang diabaikan.

Padahal lho, ciri-ciri penyakit jantung sudah bisa dilihat sejak kecil. Jika tidak terdeteksi dan segera ditindaklanjuti, gejala tersebut bisa bertambah parah.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Oleh karena itu, disarankan untuk berolahraga secara teratur dan menjaga pola makan yang sehat. Selain menjalani hidup sehat, cara ini juga menurunkan risiko penyakit jantung di usia muda.

Lantas, apa saja ciri-ciri penyakit jantung di usia muda? Simak pembahasannya di artikel ini.

Ciri-ciri penyakit jantung pada usia muda

Meski usianya sudah menginjak muda, bukan berarti penderita diabetes tidak bisa terkena penyakit jantung. Kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum minuman beralkohol, kurang tidur, dan kurang berolahraga dapat membuat Anda berisiko terkena penyakit jantung.

Untuk lebih jelasnya, berikut sejumlah gejala penyakit jantung di usia muda.

1. Mengalami nyeri dada

Gejala pertama seringkali berupa nyeri dada. Hal ini bisa disebabkan oleh adanya penyumbatan pada pembuluh darah.

Nyeri dada biasanya berlangsung selama beberapa menit. Nyeri dada bisa terjadi kapan saja, saat beraktivitas maupun saat istirahat.

2. Mudah lelah

Apakah orang yang berolahraga ringan hingga sedang mudah lelah? Jika iya, bisa jadi ini pertanda penyakit jantung di masa kecil sehingga patut diwaspadai.

Kelelahan bisa terjadi karena kurangnya pasokan oksigen dan darah ke otak dan otot. Jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh.

Akibatnya, darah yang seharusnya mengalir ke bagian tubuh seperti otot lengan atau kaki malah mengalir ke jantung dan otak.

Selain itu, rasa lelah saat bangun di pagi hari juga bisa menandakan adanya masalah jantung. Jika hal ini terjadi selama beberapa hari, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan.

3. Mendengkur saat tidur

Kebanyakan orang tidur sampai mereka mendengkur atau mendengus. Namun, jika suara dengkurannya sangat keras dan terdengar mengganggu, bisa jadi itu merupakan tanda penyakit apnea tidur obstruktif (OSA).

OSA adalah suatu kondisi yang menyebabkan dengkuran hingga berhenti bernapas saat tidur. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan jumlah oksigen dalam darah dan penumpukan karbon dioksida.

Nah, OSA juga membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

4. Muncul nyeri pada badan sebelah kiri

Dalam beberapa kasus, seseorang mengalami nyeri atau nyeri di sisi kiri. Rasa nyerinya mula-mula muncul di dada, kemudian menjalar ke dada bagian luar, seperti bahu atau lengan.

Rasa nyeri ini bisa jadi merupakan tanda adanya penyumbatan pembuluh darah atau melemahnya otot jantung. Gejala ini patut diwaspadai karena bisa menjadi tanda seseorang mengalami gagal jantung, gagal jantung, atau bahkan perikarditis.

5. Sesak napas

Gejala selanjutnya adalah sesak napas. Banyak orang yang mengira bahwa sesak napas menandakan adanya masalah pada sistem pernapasan. Bahkan, pada beberapa kasus, sesak napas bisa menandakan seseorang mengalami gangguan jantung.

Masalahnya, penyakit jantung bisa menghalangi aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan sesak napas.

Sesak napas umumnya terjadi saat beraktivitas. Namun pada beberapa kasus, sesak napas bisa terlihat saat istirahat atau tidur. Kondisi ini umumnya merupakan tanda gagal jantung.

6. Batuk kronis

Batuk yang berkepanjangan perlu mendapat perhatian ekstra. Masalahnya, kondisi ini bisa menjadi tanda terjadinya gagal jantung.

Saat serangan jantung terjadi, kontraksi jantung menjadi lemah. Kondisi ini menyebabkan cairan masuk ke paru-paru, sehingga tubuh mengeluarkan cairan berlebih.

Secara umum, batuk pada gagal jantung menghasilkan dahak berwarna putih kental. Pada beberapa kasus, batuk disertai keluarnya darah.

Penyebab penyakit jantung di masa muda

Ada banyak alasan mengapa anak muda bisa terkena penyakit jantung. Berikut beberapa alasannya, mengutip laman Cardio Metabolic Institute

1. Kegemukan

Kelebihan berat badan berdampak besar pada risiko serangan jantung. Namun, orang yang kelebihan berat badan juga memiliki masalah kesehatan lain seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi.

2. Tekanan darah tinggi

Banyak kasus dimana seseorang mengalami penyakit darah tinggi atau darah tinggi di usia muda hingga dewasa. Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, yaitu penyakit yang disebabkan oleh adanya masalah pada jantung dan pembuluh darah.

Tekanan darah tinggi bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah kebiasaan merokok dan stres berat. Selain itu, terlalu banyak berolahraga juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

3. Merokok dan vaping

Kebiasaan merokok dan bernapas merupakan penyebab utama penyakit jantung pada generasi muda. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang merokok sebungkus sehari memiliki kemungkinan dua kali lebih besar terkena serangan jantung dibandingkan bukan perokok.

Meskipun rokok lebih mungkin menyebabkan serangan jantung dibandingkan inhalansia, bukan berarti inhalansia aman. Rokok elektrik ini mengandung nikotin dan senyawa beracun lainnya yang meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa vaping membuat seseorang 34% lebih mungkin terkena serangan jantung dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan vape.

Inilah enam gejala penyakit jantung yang menyerang anak muda. Jadi, jaga kesehatanmu mulai sekarang ya, Challengers!

Menonton video”Faktor risiko penyakit jantung yang tidak dapat diubah dan tidak dapat diubah
[Gambas:Video 20detik]
(ilf/fds)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama