Susu ikan terbukti merupakan makanan bergizi gratis-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-



Jakarta

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan susu ikan akan menjadi salah satu bahan pangan dalam program pangan gratis bergizi (MBG) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Susu ikan pada akhirnya akan menggantikan susu sapi di beberapa daerah.

“(Susu ikan) salah satunya,” kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produksi Kelautan dan Ikan, KKP Budi Sulistio, saat menjawab pertanyaan terkait masuknya susu ikan dalam program nutrisi gratis, dari Antara. Senin (2/11/2024).

Selain itu, KKP disebut juga melakukan sosialisasi manfaat susu ikan kepada masyarakat, khususnya di dapur-dapur yang dikelola Badan Gizi Nasional. Keputusan untuk menggunakan susu ikan sebagai menu nutrisi gratis diserahkan kepada masing-masing kepala dapur.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

“Nanti kita perkenalkan. Kan dapurnya banyak sekali. Jadi nanti dapurnya dibeli apa dan kepala dapurnya yang menentukan, tapi standarnya akan kita dorong, promosikan, dan kontrol,” jelas Budi. .

Kontroversi susu ikan

Susu ikan dikatakan sebagai sumber protein hewani terbaik. Keunggulannya dibandingkan sumber protein hewani lainnya adalah memiliki jenis lemak yang baik dan merupakan sumber Omega 3. Kandungan Omega 3 sendiri sangat baik untuk perkembangan jantung dan otak serta tumbuh kembang anak.

Hal ini dikarenakan semua ahli mempunyai pendapat yang sama mengenai pemberian susu pada ikan. Ahli gizi klinis dr Putri Sakthi, MGZ, SpGK, AIFO-K, CBCFF mengaku prihatin dengan kandungan maltodekstrin pada susu ikan. Maltodekstrin memiliki indeks glikemik yang lebih tinggi dibandingkan gula meja, sehingga mampu membuat anak merasa terlalu banyak mengonsumsi gula setiap hari.

“Karena kandungan gula di beberapa merk[susu ikan]tinggi banget lho. Lalu ada tambahan maltodekstrin, padahal maltodekstrin indeks glikemiknya lebih tinggi dari gula rafinasi, jadi tentu saja, terutama untuk anak-anak. Itu tidak baik,” jelas dr Putri.

Pada prinsipnya pemberian makanan pada anak harus memperhatikan kandungan nutrisi dan zat gizi lainnya. Berbagai jenis makanan diperlukan untuk menyediakan diet seimbang.

(kna/naf)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama