
Jakarta –
Obat asam urat berfungsi mengurangi serangan nyeri dan mencegah kerusakan sendi permanen. Agar hasilnya maksimal, penderita asam urat sebaiknya minum secara rutin.
Asam urat adalah sejenis radang sendi yang menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan dan sering terlihat di jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut. Kondisi ini terjadi ketika tubuh memproduksi asam urat terlalu banyak.
Asam ini merupakan produk sampingan tubuh yang memecah purin dalam makanan. Asam urat yang terlalu banyak dapat menyebabkan tubuh membentuk kristal yang dapat menumpuk di seluruh jaringan.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Namun, kristal ini sering kali menyebabkan iritasi, pembengkakan, dan rasa tidak nyaman di dalam dan sekitar persendian. Kristal dapat membentuk pertumbuhan di sekitar sendi yang terkena yang dikenal sebagai trof.
Faktanya, belum ada obat yang mampu menghilangkan asam urat secara tuntas. Pengobatan asam urat berfokus pada pengurangan rasa sakit, peradangan, dan kadar asam urat dalam darah.
Ada beragam pengobatan asam urat yang bisa Anda coba, baik yang alami maupun medis. Idealnya, pengobatan harus dimulai setidaknya 24 jam setelah serangan asam urat. Obat asam urat berikut ini, baik secara medis maupun alami, bisa langsung dicoba di rumah.
Obat asam urat alami
1. Minum banyak air
Ketika mereka menderita asam urat, mereka mengeluhkan peradangan dan pembengkakan yang parah. Salah satu cara untuk mengurangi gejala adalah dengan minum lebih banyak air, menurut kutipan dari Medical News Today.
Peningkatan asupan cairan dapat menyebabkan ginjal seseorang membuang kelebihan cairan sehingga mengurangi peradangan pada penderita asam urat. Air adalah pilihan terbaik.
2. Oleskan es pada sendi yang terkena asam urat
Cara lain untuk membantu mengurangi pembengkakan akibat asam urat adalah dengan mengoleskan es yang dibungkus kain pada persendian. Cobalah mengompres es yang ditutup dengan handuk tipis selama 20 menit untuk meredakan nyeri.
3. Mengurangi stres
Stres dapat memperburuk gejala asam urat. Meski Anda tidak selalu bisa menghilangkan semua sumber stres, ada banyak cara yang bisa dilakukan, misalnya:
- Jika nyeri tidak membatasi aktivitas fisik, berolahragalah
- Mintalah istirahat dari pekerjaan
- Tulis jurnal atau baca buku favorit Anda
- Dia merenung.
- Istirahat yang cukup dapat membantu seseorang mengurangi stres
4. Tinggikan sendi yang nyeri
Asam urat dapat menyebabkan nyeri dan bengkak, terutama pada kaki, tangan, lutut, dan pergelangan kaki. Salah satu cara untuk mengurangi pembengkakan adalah dengan meninggikan sendi yang terkena.
Metode ini mendorong darah dan cairan mengalir keluar dari sendi dan kembali ke jantung. Selain itu, Anda bisa mengompres es pada sendi yang sakit untuk mengurangi gejalanya.
Pola makan seimbang dengan variasi makanan padat nutrisi dan makanan olahan minimal dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan mengurangi risiko.
Pola makan rendah lemak, rendah karbohidrat, dan banyak mengonsumsi sayuran bisa sangat bermanfaat bagi penderita asam urat. Banyak buah dan sayuran kaya akan antioksidan yang membantu mengurangi peradangan.
6. Minum air lemon
Pada tahun tersebut Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa menambahkan jus dua lemon segar ke dalam 2 liter air setiap hari mengurangi kadar asam urat pada penderita asam urat.
Para peneliti menyimpulkan bahwa air lemon membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh dengan cara menghancurkannya.
7. Jahe
Dikutip dari halaman. Garis kesehatanJahe merupakan ramuan yang sering diresepkan untuk penyakit menular. Potensinya untuk membantu asam urat telah diteliti dengan baik.
Sebuah penelitian menemukan bahwa jahe dapat mengurangi rasa sakit yang berhubungan dengan asam urat. Untuk menggunakannya, peras jahe atau tempelkan dengan air mendidih dan tambahkan sesendok jahe segar cincang.
Celupkan waslap atau kain ke dalam campuran tersebut. Oleskan waslap ke area yang sakit setidaknya sekali sehari selama 15-30 menit saat cuaca dingin.
Anda juga bisa meminum air rebusan jahe. Untuk melakukan ini, rebus dua sendok teh air selama 10 menit. Kemudian minumlah tiga gelas sehari secara rutin.
Obat asam urat medis
1. Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID)
Sebelum pengobatan jangka panjang, dokter Anda mungkin meresepkan obat antiinflamasi atau steroid dosis tinggi. Perawatan ini dilakukan sebagai pertolongan pertama untuk mengurangi rasa sakit dan bengkak.
tersebut Garis kesehatanObat selektif seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Obat-obatan ini tersedia tanpa resep seperti ibuprofen (Motrin, Advil) dan naproxen (Aleve). Obat-obatan ini tersedia dengan resep dokter, seperti celecoxib (Celebrex) dan indometasin (Indocin).
2. Kolkisin (Colcrys, Mitigare)
Obat pereda nyeri yang diresepkan ini dapat menghentikan serangan asam urat pada tanda pertama serangan. Dosis rendah obat ini dapat ditoleransi dengan baik, namun dosis tinggi dapat menyebabkan efek samping seperti mual, muntah, dan diare.
3. Kortikosteroid
Prednison adalah kortikosteroid yang paling sering diresepkan. Obat ini bisa diminum atau disuntikkan pada sendi yang terkena untuk menghilangkan rasa sakit dan bengkak.
Bila beberapa sendi terkena, obat ini bisa disuntikkan ke otot. Kortikosteroid biasanya diberikan kepada orang-orang yang tidak dapat mentoleransi NSAID atau colchicine.
4. Allopurin
Allopurinol adalah obat asam urat yang biasa diresepkan untuk menurunkan kadar asam urat. Dikutip dari Healthline, dokter seringkali meresepkan dosis yang lebih rendah terlebih dahulu. Jika kadar asam urat masih tinggi, dokter mungkin akan menambah dosis lagi.
5. Febuxostat
Obat oral ini memblokir enzim yang memecah purin menjadi asam urat. Hal ini mencegah tubuh memproduksi asam urat. Febuxostat bekerja terutama di hati, sehingga aman bagi penderita penyakit ginjal.
6. Probenesida
Obat ini biasanya diresepkan untuk orang yang ginjalnya tidak mengeluarkan asam urat dengan baik. Obat asam urat ini membantu ginjal untuk meningkatkan ekskresi sehingga membantu menjaga kadar asam urat tetap stabil. Namun, tidak dianjurkan bagi penderita penyakit ginjal.
(sao/naf)