Galich sedih mengingat hangatnya malam tahun baru bersama Asri Wellas dan anak-anaknya.-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-




Jakarta

Galiech Ridha Rahardja Malam ini kita menyambut tahun 2025 dengan cara yang berbeda. Berbeda dengan malam tahun baru sebelumnya, Galich tak menghabiskannya bersama Asri Wolas.

Asri Wellas saat ini berdomisili di New York, Amerika Serikat, sedangkan Galish berdomisili di Indonesia. Hari ini, Galich tampil sendirian di sidang perceraian tanpa Asri Wolas.

“Aku kebanyakan di rumah adikku, aku dan keponakanku sedang bekerja, bersenang-senang, mungkin ada BBQ, ringan, mungkin ada kembang api. Ya, yang utama adalah kebersamaan,” kata Galich santai. agama depok. Pengadilan, Jawa Barat, Selasa (31/12/2024).

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Galich berbicara tentang bagaimana perasaan anak-anak menyambut Tahun Baru dalam situasi yang berbeda. Galich mengaku memberikan wawasan kepada anak-anaknya.

“Si sulung memahami hal ini dengan sempurna, jadi saya berkata, 'Oke, ya, tahun ini berbeda, kita harus mengalami perpisahan ini.' Dia memiliki kedewasaan untuk memahami situasi orang tuanya. Dia selalu berkata, 'Sekarang.'

Galich teringat saat Tahun Baru saat mereka masih bersama Asri Wolas. Itu adalah kenangan yang hangat baginya.

“Bicara kenangan sedih ya, gampang, biasanya kita kumpul di rumahku, ada anggota keluarga Mbak Asri yang datang, kita ada BBQ, kita ada kembang api, itu saja, mudah, keluarga kita kumpul bersama, kembang api sampai jam 12, jam 1 kita pulang jam 2, kalau ke ancol pasti sudah macet, kita pilih yang sederhana tapi satu Kami dapat mengumpulkannya, itulah yang kami lakukan. Galich mengenang.

Perpisahan ini bukanlah hal yang mudah, apalagi ketika Galich berhadapan dengan nostalgia. Menanggapi hal tersebut, Galiech mengaku menerima semuanya dengan baik.

“Iya, kata terserah, kita telan saja, enak atau tidak, itu namanya proses, jadi kita jalani saja prosesnya, itu pemberdayaan diri. Kita tidak ada yang mau itu terjadi, tapi karena itu sebuah kesepakatan bersama,” katanya.

“Kita tidak bisa bertemu di jalan yang sama, kita berbeda arah secara prinsip. Ini jalan yang terbaik, meski menyedihkan dan pahit bagi anak-anak. Tapi kita akan selalu menunggu, saya ayah dari anak-anak itu, mungkin Asri. masih ibu dari anak-anak tersebut,” tutupnya.

(fbr/vagina)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama