Bahaya duduk terlalu lama antara lain mati muda.-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-



Jakarta

Duduk dalam waktu lama, 8-10 jam sehari, merupakan aktivitas sehari-hari yang banyak dilakukan anak muda. Karena duduk saat ini sepertinya sulit dibedakan dengan banyak pekerjaan lainnya.

Menurut surat kabar Times of India, duduk dalam waktu lama dalam sehari dapat mempengaruhi kesehatan seseorang. Dampak buruk tersebut merupakan dampak jangka panjang dari gaya hidup sedentary.

Jika seseorang terus mengulangi gerakan duduk dalam waktu lama setiap harinya, gangguan kesehatan berikut mungkin bisa terjadi.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

  • Peningkatan risiko penyakit kardiovaskular

Orang-orang muda yang menghabiskan sepanjang hari duduk di depan komputer lebih mungkin terkena penyakit kardiovaskular.

Pasalnya, duduk dalam waktu lama akan mengurangi sirkulasi dan meningkatkan tekanan darah sehingga membuat jantung bekerja lebih keras. Seiring waktu, kondisi ini menyebabkan penumpukan plak di arteri dan meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan masalah kardiovaskular lainnya.

Penelitian telah menghubungkan duduk terlalu lama dengan sejumlah masalah kesehatan. Masalah-masalah tersebut dapat memicu terjadinya obesitas dan sindrom metabolik, seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kelebihan lemak tubuh di sekitar pinggang, dan kadar kolesterol tidak sehat.

Secara umum, banyak duduk dan duduk dalam jangka waktu lama meningkatkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular dan kanker.

  • Ini meningkatkan risiko diabetes

Terlalu banyak duduk dapat menyebabkan resistensi insulin. Hal ini dapat menimbulkan gangguan kesehatan yaitu diabetes tipe 2.

Gaya hidup yang kurang gerak menyebabkan glukosa tubuh masuk ke otot sehingga menyebabkan kadar gula darah meningkat.

Kebiasaan duduk dalam waktu lama membuat seseorang jarang menggunakan otot tubuh bagian bawah, seperti kaki, untuk bergerak. Hal ini dapat menyebabkan atrofi atau kelemahan otot.

  • Ini menyebabkan masalah mental.

Mereka yang duduk dalam waktu lama, misalnya di depan layar komputer, baik saat bekerja maupun bersantai, memiliki risiko lebih tinggi mengalami sulit tidur yang berdampak pada stres.

Duduk seharian dapat menyebabkan gangguan mood seperti kecemasan dan depresi. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik membatasi produksi endorfin.

(DP/KENA)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama