
Jakarta –
Bau badan yang tidak sedap dapat menjadi masalah yang mengganggu rasa percaya diri seseorang dan menimbulkan ketidaknyamanan sosial. Salah satu penyebab bau badan tidak sedap adalah jenis makanan yang kita konsumsi.
Ahli gastroenterologi Cleveland Clinic Christine Lee, M.D., menjelaskan banyak jenis makanan yang bisa memengaruhi bau badan setelah makan.
Makanan yang paling banyak mempengaruhi bau badan umumnya mengandung asam sulfat atau senyawa volatil dalam jumlah tinggi yang mudah diserap tubuh. Berikut beberapa makanan yang bisa mengubah bau badan Anda.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
1. Rempah-rempah
Rempah-rempah seperti kari, jintan, dan fenugreek dapat memberikan efek yang kuat. Senyawa dalam bumbu ini menempel di lidah, gigi, kulit bahkan pakaian.
Selain itu, senyawa volatil pada rempah ini masuk ke aliran darah dan dikeluarkan melalui kelenjar keringat sehingga menghasilkan aroma yang sedap.
2. Bawang putih dan bawang merah
Bawang putih dan bawang bombay seringkali menyebabkan bau mulut. Kedua bawang bombay ini meningkatkan metabolisme dan suhu tubuh sehingga meningkatkan produksi keringat. Saat keringat bercampur dengan bakteri kulit, bau tak sedap pun semakin kuat.
3. Daging merah
Makanan berbahan dasar daging merah akan menjaga protein yang dikeluarkan melalui keringat tidak berbau. Namun, ketika protein tersebut bercampur dengan bakteri di kulit, baunya menjadi lebih kuat.
4. Sayuran kucifer
Sayuran seperti brokoli, kubis, kubis Brussel, dan kembang kol mengandung asam sulfat yang mengeluarkan aroma belerang saat dicerna. Bau ini dikeluarkan melalui keringat, napas, atau gas sehingga menambah bau badan.
5. Asparagus
Asparagus dapat mempengaruhi bau urin karena mengandung asam asparagusic yang berubah menjadi asam sulfat setelah dicerna.
Hal ini membuat urin berbau belerang. Efek ini bergantung pada metabolisme tubuh, dan tidak semua orang bisa membedakan baunya.
6. Ikan
Bagi sebagian orang, terutama yang memiliki kondisi langka seperti trimetilaminuria, mengonsumsi ikan bisa menimbulkan bau amis.
Hal ini terjadi karena tubuh mengubah kolin, produk sampingan makanan laut, menjadi trimetilamina, yang berbau amis dan dikeluarkan melalui napas dan kulit. Namun, situasi ini sangat jarang terjadi.
(suk/suk)