Jarang diketahui, berikut 5 tanda tubuh Anda terlalu banyak mengonsumsi gula.-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta

Gula dapat menjadi sumber energi yang memegang peranan penting dan penting dalam kehidupan. Namun, pada beberapa kasus, seseorang justru terlalu banyak mengonsumsi gula tambahan sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk membatasi asupan gula tambahan tidak lebih dari 100 kalori atau 6 sendok teh untuk wanita dan 150 kalori atau 9 sendok teh untuk pria.

Selain itu, AHA menganjurkan agar anak di atas usia 2 tahun mengonsumsi tidak lebih dari 100 kalori atau 6 sendok teh gula tambahan per hari. Anak-anak dan remaja di bawah usia 2 tahun sebaiknya tidak mengonsumsi gula tambahan.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Lalu apa saja tanda-tanda tubuh terlalu banyak mengonsumsi gula? Kutipan dari Kesehatan Sehari-hari meliputi:

1. Mudah lapar

Mengonsumsi terlalu banyak kalori ekstra dari tambahan gula meningkatkan rasa lapar. “Gula mungkin memuaskan selera, tapi tidak benar-benar mengenyangkan atau mengenyangkan perut kita,” kata Kerry Stoner-Davis, RDN, dari Lomond Nutrition di Plano, Texas.

Tanpa lemak sehat, serat, dan protein yang ditemukan di sebagian besar makanan manis dan camilan olahan, tubuh kita akan membakar gula dengan cepat dan meningkatkan rasa lapar. Kondisi ini pada akhirnya bisa menyebabkan ketidaksadaran bahkan keinginan untuk ngemil.

2. Mudah tersinggung

Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula dapat memicu peradangan, memperburuk suasana hati, dan meningkatkan risiko gejala depresi.

Camilan atau makanan kaya lemak dan protein dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah. Ketika tubuh melakukan segala sesuatunya dengan cepat, tingkat energi tubuh menurun. Akibatnya, tubuh semakin cepat mengalami iritasi.

3. Mudah lelah

Gula mudah dicerna dan diserap dalam tubuh. Jika tubuh terasa lelah, hal ini bisa disebabkan oleh banyaknya gula yang dikonsumsi.

“Gula merupakan sumber energi yang cepat, jadi tidak peduli berapa banyak tubuh makan, dalam waktu 30 menit tubuh akan kembali lapar, kekurangan energi atau membutuhkan lebih banyak energi,” kata Stoner-Davis.

4. Kecanduan makanan manis

Saat tubuh mendambakan makanan atau minuman manis, tubuh bisa menjadi kecanduan sehingga efek nikmat gula pada otak. Gula menargetkan pusat relaksasi di otak, yang juga dikenal sebagai organ mesokortikolimbik, yang dapat menyebabkan peningkatan dopamin, atau hormon kebahagiaan.

5. Gangguan tidur

Banyak penelitian menunjukkan bahwa asupan gula berlebihan dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk. Kualitas tidur dan siklus tidur diatur oleh suhu ruangan, cahaya, dan kontrol glikemik.

“Bagi seseorang yang rutin mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan, hal itu dapat mengganggu siklus tidur dan kualitas tidurnya,” kata Jessica Cording, ahli diet asal New York.

(suk/suk)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama