
Jakarta –
Begitulah kisah Rosanna Scarcella (40) yang didiagnosis mengidap tumor otak yang awalnya terdeteksi dari gejala kelemahan pada kakinya. Pada siang hari, dia menjalankan bisnis pub keluarga di Melbourne, Australia. Karena pekerjaannya, ia harus terus-menerus berjalan dan naik turun tangga.
Suatu hari setelah pindah kerja, Rosanna tiba-tiba mengalami masalah pada kakinya. Dia tidak dapat mengangkat kaki kanannya karena merasa lemah dan berat. Saat Rosanna menceritakan hal tersebut kepada rekan-rekannya, banyak yang mengira itu hanya lelucon.
“Mereka semua bercanda dan bersenang-senang dengannya. Tapi dia merasa sedikit sakit dan itu menjadi lebih serius,” kata adiknya Joanne seperti dikutip Newscom O, Jumat (18/10/2024).
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Keesokan paginya, kondisi Rosanna membaik. Namun saat hendak keluar kamar, ia terjatuh di tangga dan kepalanya terluka 20 cm. Saat itulah dia menyadari ada yang tidak beres dengan tubuhnya.
Setelah Rosanna dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan, termasuk CT scan otak, dokter menemukan tumor berukuran 3 cm di sisi kiri otaknya. Tumor tersebut merusak pembuluh darah besar di bagian atas otaknya, menyebabkan masalah pergerakan anggota tubuh yang parah.
“Itu adalah hari dimana segalanya berubah. Kejutan yang tiba-tiba dari berita tersebut dan kesadaran bahwa Anda akan pulih sepenuhnya membuat semuanya semakin sulit secara mental,” kata Joanne.
Gara-gara temuan tersebut, Rosanna akhirnya harus menjalani operasi pengangkatan tumor di otaknya. Usai operasi, Rosanna tak mampu menggerakkan kaki kanannya. Dia harus dibantu untuk berjalan.
Saat ini Rosana sedang menunggu hasil biopsi untuk mengetahui apakah tumor tersebut bersifat kanker atau tidak.
Keluarga Rosanna telah membuat akun GoFundMe untuk menerima donasi. Sumbangan tersebut dimaksudkan untuk digunakan untuk biaya pengobatan dan rehabilitasi.
(avk/naf)