Apa jadinya jika kadar gula darah tinggi? Inilah 6 gejala yang terlihat pada tubuh-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta

Gula darah tinggi, atau hiperglikemia, bisa terjadi ketika kadar glukosa darah seseorang terlalu tinggi. Selain itu, gula darah tinggi terjadi ketika tubuh tidak memproduksi atau menggunakan insulin dengan baik.

Dikutip dari NHS Inform dan Cleveland Clinic, mereka yang mengalami hiperglikemia berisiko mengalami komplikasi yang mengancam jiwa seperti ketoasidosis diabetik (DKA) dan keadaan hiperglikemik hiperosmolar (HHS).

DKA adalah kecenderungan tubuh untuk memecah lemak sebagai sumber energi, yang dapat menyebabkan koma diabetes. Kondisi ini cenderung menyerang penderita diabetes tipe 1.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Sementara itu, H.H.S. Hal ini cenderung mempengaruhi penderita diabetes tipe 2

Kadar gula darah yang tinggi secara kronis dalam jangka waktu yang lama (berbulan-bulan atau bertahun-tahun) dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ-organ seperti mata, saraf, ginjal, dan pembuluh darah.

Lantas bagaimana perasaan seseorang jika kadar gula darah dalam tubuhnya melebihi batas normal?

Pada penderita diabetes, gejala hiperglikemia berkembang secara bertahap selama beberapa hari atau minggu. Pada beberapa kasus, tidak ada gejala yang muncul hingga kadar gula darah dalam tubuh sangat tinggi.

Gejala hiperglikemia meliputi:

  • Peningkatan rasa haus dan mulut kering
  • Sering buang air kecil
  • Kelelahan
  • Penglihatan kabur
  • Penurunan berat badan
  • Infeksi yang sering terjadi, seperti sariawan, infeksi kandung kemih (sistitis), dan infeksi kulit

Penyebab gula darah tinggi

Banyak faktor yang bisa menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh meningkat. Seperti masuk angin, ngemil, kurang olah raga, dehidrasi atau efek obat tertentu.

Bagaimana cara mengobati hiperglikemia?

Orang yang menderita hiperglikemia disarankan untuk mengubah pola makannya, menghindari makanan yang meningkatkan kadar gula. Selain itu, minumlah cairan bebas gula untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Olahraga sederhana dan teratur seperti jalan kaki dapat menurunkan kadar gula darah.

(DP/KENA)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama