
Jakarta –
Kinerja otak bisa menurun seiring bertambahnya usia. Sejumlah kondisi, seperti demensia dan Alzheimer, dapat menyebabkan penurunan kognitif seseorang. Kabar baiknya, demensia bisa dicegah dengan mengonsumsi makanan tertentu yang berdampak positif bagi kesehatan otak.
Dikutip dari halaman. Garis kesehatanPenelitian terbaru menunjukkan bahwa nutrisi yang tepat memperlambat proses penuaan otak. Para ahli telah mengembangkan diet MIND (Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay) yang menggabungkan diet Mediterania dan diet DASH.
Diet ini dirancang untuk mendukung kesehatan otak dengan mengurangi peradangan, mencegah kerusakan sel, dan mengurangi efek penuaan otak. Diet MIND mencakup makanan seperti buah-buahan, sayuran, ikan, unggas, telur, biji-bijian, dan lemak sehat seperti minyak zaitun. Makanan berikut membantu mengurangi efek penuaan otak.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
1. Buah dan sayuran berwarna
Buah dan sayur dengan warna cerah seperti oranye, merah, dan hijau tua kaya akan karotenoid, pigmen yang berperan melindungi otak. Beberapa contoh makanan kaya karotenoid antara lain wortel, labu kuning, ubi jalar, paprika merah, tomat, serta sayuran hijau seperti bayam dan kangkung.
3. buah beri
Buah-buahan seperti blueberry, blackberry, dan stroberi kaya akan antioksidan, terutama flavonoid, yang membantu mencegah peradangan dan kerusakan sel akibat radikal bebas. Flavonoid berperan dalam meningkatkan komunikasi antar sel otak yang sangat penting untuk menjaga daya ingat dan fungsi kognitif. Selain itu, buah beri memiliki lebih sedikit gula dibandingkan buah lainnya, sehingga merupakan pilihan sehat untuk dimakan setiap hari.
3. Ikan
Ikan berlemak seperti salmon dan tuna kaya akan asam lemak omega-3, khususnya asam docosahexaenoic (DHA). DHA memiliki peran dalam fungsi kognitif, termasuk memori dan pembelajaran. Sayangnya, tubuh tidak bisa memproduksi DHA sendiri sehingga perlu diperoleh dari makanan. Omega 3 juga dapat mengurangi peradangan di otak yang terkait dengan berbagai penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan demensia. Para ahli mengatakan dua hingga tiga porsi ikan dalam seminggu sudah cukup untuk memberikan semua manfaat nutrisi ini pada otak.
4. Buah-buahan, biji-bijian dan polong-polongan
Kacang-kacangan seperti kenari, almond, dan kacang tanah, serta biji-bijian seperti biji rami dan biji labu, merupakan sumber nutrisi otak yang sangat baik. Makanan ini mengandung asam lemak omega-3, vitamin E, vitamin B, dan antioksidan lain yang melindungi otak dari kerusakan dan mencegah penurunan kognitif seiring bertambahnya usia.
5. Biji-bijian utuh
Biji-bijian utuh seperti quinoa, beras merah, gandum utuh, barley, dan oat kaya akan serat dan vitamin B, nutrisi yang membantu meningkatkan daya ingat. Biji-bijian utuh lebih baik dibandingkan biji-bijian olahan karena lebih sedikit diproses dan menghilangkan beberapa nutrisi penting yang memberikan manfaat besar bagi kesehatan mental.
Makanan yang berpotensi memicu peradangan seperti daging merah, permen, biji-bijian olahan, makanan cepat saji, dan alkohol sebaiknya dibatasi dalam pola makan harian Anda. Mengonsumsinya dalam jumlah terbatas dan menggantinya dengan alternatif yang sehat dapat membantu menjaga kesehatan mental seiring bertambahnya usia.
(kna/kna)