
Jakarta –
Nikita Mirzani Ia memberikan berbagai bukti untuk memperkuat laporannya tentang Vadel Badjideh. Ia juga menghadirkan saksi kunci yang disebut-sebut merupakan putra seorang aktor senior.
Kasus saksi kunci berinisial ini dibenarkan Humas Polres Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi. Ia bersaksi tentang hubungan putra Nikita Mirzani (17) dan Vadel Badjideh.
“Saksinya anak aktor, ya betul karena saksi mendengarnya, karena ada perkelahian. Jadi perlu keterangan dari kakak A, nanti (dia) berikan,” kata AKP Nurma Devi di ruang kerjanya. , Kemarin.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
A disebut-sebut merupakan teman rahasia putra Nikita Mirzani. Putra Nikita Mirzani ini kerap berbagi cerita dengan A tentang kondisinya.
Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid membenarkan, saksi utama dalam kasus ini adalah A. A diduga bersentuhan langsung dengan putra Nikita Mirzani.
“Saya kira ini hal yang luar biasa karena semua saksinya adalah saksi sungguhan. Karena dia yang ketemu, dia di apartemen, dia keluar apartemen bahkan bisa ngomong. Ceritanya, Fahmi Bachmid, di Polres Jakarta Selatan, kemarin.
Nikita Mirzani pun bercerita soal saksi-saksi kunci yang disiapkannya untuk dijebak. Vadel Badjideh ke penjara. Ucapan saksi kunci itu semakin membuat geram Nikita Mirzani.
“Kalau dengar ceritanya, mending tidak ada undang-undang… Saya kabur. Kalau di Indonesia tidak ada hukum ya. Tapi bisa saja karena di bidang hukum. Nikita Mirzani saat ditemui Korsel Polda Metro Jaya pada Senin (23/9/2/24) proses hukum,” ujarnya.
“Ini saksi kunci ganda. Dialah yang tahu banyak. Banyak sekali saksi seperti ini yang ketemu lewat telepon, WhatsApp, tapi dia langsung ketemu, ketemu dan ketemu bareng. Dia yang ngomong. Cerita dari awal Ya, itu.. Raja berkata, “Sudah berakhir kalau tidak ada hukum.” Fahmy Bachmid melanjutkan.
Nikita Mirzani tak menyangka putrinya akan mengalami kejadian mengerikan itu. “Iya, nggak nyangka bakal seburuk ini,” kata Nikita Mirzani.
Vadel Badjideh akan diperiksa polisi hari ini, Jumat (27/9/2024). Nikita Mirzani dikabarkan akan datang ke Polres Jakarta Selatan.
“Ini saksi kunci ganda. Dia yang tahu banyak. Jadi banyak saksi yang ketemu lewat telepon, WhatsApp, tapi dia langsung ketemu, ketemu dan ketemu bareng. Dia yang ngomong. Cerita dari awal iya, itu… yang dikatakan Nguse, “Kalau tidak ada hukum, habislah.” jelas Fahmi Bachmid.
(nanah/wes)