
Jakarta –
Hampir setiap orang pernah mengalami shock dalam hidupnya. Perasaan ini bisa dipicu oleh berbagai hal, mulai dari menerima kejutan yang tidak terduga, melihat sesuatu yang tidak biasa, hingga dikejutkan oleh teman secara tiba-tiba. Panik biasanya merupakan reaksi alami tubuh terhadap situasi yang tidak terduga dan mempercepat detak jantung.
Namun, yang sering tidak disadari banyak orang adalah jantung berdebar yang sering dan berlebihan bisa jadi merupakan tanda adanya gangguan jantung. Menurut dr Antonia Anna Lucito, SpJP(K), FIHA, seorang ahli jantung, jantung berdebar seringkali merupakan gejala dari suatu kondisi yang disebut sinus tachycardia (IST).
“Tergantung, mungkin iya, mungkin tidak (dengan penyakit jantung). Ada yang panik, kalau panik sedikit, tekanan darahnya langsung naik,” jelas dr Antonia kepada wartawan saat ditemui di Silom Hospitals Lipo Village. , Tangerang, Kamis (26/9/2024).
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
“Ada yang namanya sinus tachycardia yang tidak tepat. Jadi tidak ada salahnya, detak jantungnya cepat, tapi itu hanya detak jantung normal yang cepat,” ujarnya.
Dikutip dari laman Cedars Sinai, sinus takikardia yang tidak tepat (IST) adalah aritmia ketika jantung berdetak terlalu cepat tanpa pemicu yang jelas. Biasanya jantung berdetak lebih cepat karena alasan normal, seperti demam, olahraga, atau stres. Namun, pada IST, peningkatan detak jantung terjadi karena alasan yang tidak diketahui.
Dalam beberapa kasus, detak jantung mungkin meningkat karena gairah, namun tetap lebih cepat dari yang seharusnya. Jika detak jantung terlalu cepat, jantung tidak mempunyai waktu untuk terisi penuh di sela-sela detaknya, sehingga darah yang mengalir ke seluruh tubuh mungkin tidak baik.
Jika Anda sering merasa gugup tanpa sebab atau detak jantung tidak teratur, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Deteksi dini masalah seperti IST dapat membantu mencegah masalah kesehatan yang lebih serius.
(suk/suk)