
Jakarta –
Batu empedu seringkali tidak terdiagnosis sejak dini karena bisa menyerupai gejala penyakit umum lainnya, seperti mual, sakit perut, dan jantung berdebar-debar. Beberapa gejala lainnya adalah kulit dan bagian putih mata menguning, perubahan warna urin dan feses, serta demam.
Sampai batas tertentu, obat batu empedu alami dapat diterapkan pada pasien atas saran dokter. Misalnya, batu empedu dianggap kecil dan tidak menyumbat saluran empedu. Apabila menggunakan pengobatan alami, pasien sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter.
Pengobatan dan Pengobatan Batu Empedu Secara Alami
Berikut 10 pengobatan batu empedu alami dan perawatan non-bedah yang bisa Anda lakukan di rumah, seperti dilansir Healthline dan Medical News Today:
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
1. Jus apel
Cara mengobati batu empedu secara alami yang pertama adalah dengan meminum jus apel. Cara ini sudah dipercaya sejak tahun 1999 ketika ada jurnal yang melakukan penelitian mengenai hal tersebut. Penelitian ilmiah lebih lanjut sebenarnya diperlukan untuk mendukung klaim ini.
2. Cuka sari apel
Cuka sari apel adalah suplemen kesehatan yang populer. Cuka sari apel berfungsi menurunkan kolesterol. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan batu empedu. Namun, belum ada penelitian yang mendukung klaim bahwa cuka sari apel adalah obat batu empedu.
3. Dandelion
Teh atau kopi dandelion bermanfaat dalam mengatasi masalah pencernaan termasuk batu empedu. Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat spesifik dandelion untuk pengobatan batu empedu.
4. Tanaman milk thistle
Tanaman milk thistle atau Silybum Marianum Telah lama digunakan untuk detoksifikasi hati dan mendukung kesehatan kandung empedu. Ekstrak milk thistle biasanya tersedia dalam bentuk kapsul atau tablet.
5. Rumput koin emas
Rumput koin emas atau Lisimachia SP telah lama digunakan sebagai obat batu empedu dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Tanaman ini dipercaya bermanfaat untuk melunakkan batu. Produk herbal koin emas ada yang berbentuk bubuk dan cair.
6. Psillium
Psyllium adalah serat larut dari biji tanaman Plantago ovata. Pada tahun tersebut Sebuah penelitian tahun 1975 menemukan bahwa psyllium hidrokoloid dapat melindungi hamster dari pembentukan batu empedu kolesterol.
7. Alat pemeras minyak jarak
Selain obat minum, ada juga pengobatan rumahan yang bisa dilakukan, salah satunya minyak jarak. Minyak jarak juga disebut-sebut sebagai obat alami batu empedu. Triknya adalah dengan tidak minum. Gunakan kain hangat yang dicelupkan ke dalam minyak jarak untuk mengompres nyeri perut akibat batu empedu.
8. Akupunktur
Akupunktur juga dapat digunakan sebagai pengobatan untuk meredakan nyeri akibat batu empedu dengan mengurangi sembelit, meningkatkan aliran empedu, dan memulihkan fungsi.
Akupunktur relatif aman digunakan sebagai pengobatan. Tapi pastikan Anda pergi dengan profesional berlisensi.
9. Diet pembersihan kandung empedu
Pengobatan populer lainnya untuk batu empedu adalah diet pembersihan kandung empedu. Batu empedu diyakini dapat dengan mudah dipecah dengan mengosongkan kantong empedu.
Cara ini menggunakan minuman yang terbuat dari minyak zaitun, jus dan rempah-rempah selama dua hari atau lebih. Selama ini sebaiknya Anda hanya menggunakan minuman tersebut saja, tidak boleh mengonsumsi makanan lain.
Jika Anda ingin melakukan diet ini, mintalah saran ahlinya karena ada efek samping yang dapat membahayakan kesehatan Anda.
10.Yoga
Perawatan terakhir adalah yoga. Latihan yoga telah dilaporkan meningkatkan profil lipid pada pasien diabetes. Yoga dikatakan membantu dalam menghilangkan batu empedu. Selain itu, yoga juga meredakan gejala akibat batu empedu.
Jika kondisi tidak membaik atau memburuk setelah menggunakan obat-obatan dan pengobatan alami batu empedu, sebaiknya pasien segera memeriksakan diri ke dokter. Perawatan berdasarkan diagnosis membantu pasien pulih dengan cepat dan menjadi produktif kembali.
(baris/baris)