FK Undip 'mengusir' 3 warga PPDS tahun 2021, terkait aksi perundungan dan kriminalitas-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-



Jakarta

Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) memberikan sanksi berat kepada tiga warganya, termasuk skorsing atau pengusiran yang salah satunya terkait kasus perundungan. Yang terakhir adalah tahun lalu.

“Mahasiswa tahun 2023 (diberi PPDS) ada dua dan tahun 2021 ada satu orang. Ini satu orang (tahun 2021) yang dibawa ke pengadilan, dijatuhi hukuman, kita beri sanksi internal,” jelas Dekan Fakultas Kedokteran tersebut. Lebih dalam, dr Yan Visnu Prajoko dalam jumpa pers, Jumat (23/8).

Dr Yan tidak memberikan rincian jenis perundungan atau pelanggaran lain yang ditemukan. Sejak Agustus tahun lalu, Undip sudah memastikan kampusnya bebas dari perundungan, dengan ‘zero’ perundungan.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Dari peringatan hingga pemecatan bahkan hukuman pidana, lanjut Dr Yan.

Sementara itu, pemeriksaan atas kematian dr Olia yang merupakan pelaksana PPDS di Program Penelitian Anestesiologi itu diputuskan bukan akibat perundungan. Namun, Dr Yan terbuka terhadap penyelidikan polisi untuk mengetahui penyebab pasti kematian dan keadaan para pelaku intimidasi.

“Kurang lebih satu sampai 2 hari (penyelidikan), kami langsung melihat catatan sejarah, catatan di dunia pendidikan dan lain sebagainya dan menyimpulkan bahwa yang menimpa almarhum tidak ada riwayat kekerasan. Kementerian Kesehatan, Dirjen Bina Kesehatan, Wisnu menjelaskan.

“Belum ada informasi lebih lanjut dari internal Undip, tapi mungkin ada perubahan jika ada keadaan ke depan. Kami secara institusi sekarang belum aktif. Kita tunggu (hasil penyidikan) di Irjen Pol. kata Wisnu.

(Naf/Lay)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama