Bukan kaleng-kaleng, berikut manfaat penggunaan pepaya di malam hari.-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta

Pepaya dikenal sebagai buah serbaguna karena kaya akan vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Apalagi jika pepaya dimakan rutin pada malam hari, ternyata membawa manfaat yang tidak terduga.

Menurut New York Post, konsumsi pepaya secara rutin di malam hari dapat memberikan manfaat terkait kualitas tidur seseorang. Kandungan kolin pada pepaya membantu meningkatkan kualitas tidur.

Pepaya mengandung potasium. Mineral ini membantu mengendurkan otot-otot saat tidur, sehingga membantu seseorang untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Tak hanya itu, pepaya dari Airday Health memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut sederet manfaat yang akan Anda peroleh jika rutin mengonsumsi pepaya.

1. Efek antioksidan yang kuat

Kandungan karotenoid dalam pepaya menangkal radikal bebas. Studi menunjukkan bahwa pepaya yang difermentasi mengurangi stres oksidatif pada orang tua dan penderita pradiabetes, hipotiroidisme ringan, dan penyakit hati.

Mengurangi Stres Oksidatif Kandungan likopen pepaya dan kemampuannya membuang kelebihan zat besi diketahui menghasilkan radikal bebas.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Pepaya mengandung vitamin C, potasium, antioksidan, dan serat, yang membantu menjaga kesehatan arteri dan meningkatkan sirkulasi darah. Ini juga mengurangi risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke dengan menurunkan kolesterol.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pepaya memiliki efek hipoglikemik pada tubuh. Kandungan ini membantu menurunkan kadar glukosa dalam darah.

4. Menjaga kesehatan mata

Nutrisi seperti lutein, zeaxanthin, vitamin C dan vitamin E yang ditemukan dalam pepaya membantu melindungi mata. Selain itu, zat tersebut dapat mencegah penyakit mata seperti degenerasi makula terkait usia.

5. Membantu pencernaan

Kandungan air yang tinggi pada pepaya membantu melancarkan pencernaan dengan mengurangi kembung dan meredakan sembelit. Serat dalam buah ini meningkatkan pergerakan usus normal, sehingga mengurangi risiko kanker usus besar.

(DP/Suk)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama