
Jakarta –
Seorang pria berusia 29 tahun meninggal di sebuah kafe video game di Tiongkok. Namun kematiannya baru diketahui selama 30 jam.
tersebut Pos Pagi Tiongkok SelatanDiketahui, pada 1 Juni lalu, mereka mengunjungi sebuah kafe di Wenzhou, Provinsi Zhejiang, China.
Namun, seorang pekerja kafe memperhatikan pria tersebut kedinginan dan tidak menanggapi ketukan di tangannya. Pekerja kafe yang melihat hal tersebut langsung menelepon polisi pada 3 Juni 2024 pukul 10 pagi.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Berdasarkan sarapan yang tersisa di meja, dia tidak makan siang pada tanggal 2 Juni. Dia mungkin meninggal mendadak pada pagi hari tanggal 2 Juni, kata polisi.
Ibu mertua pria tersebut, Chen, mengatakan waktu pasti kematiannya belum dapat dikonfirmasi. Sebab, pihak keluarga tidak mengizinkan dokter patologi melakukan autopsi.
“Dia duduk di tempat terbuka, bukan di kompartemen tertutup. Seharusnya ada pekerja yang memeriksanya dan memperhatikan perilaku anehnya,” tegas Chen.
Pemilik warnet tersebut mengatakan, pria yang meninggal tersebut adalah pelanggan tetapnya. Pria tersebut menghabiskan enam jam sehari hampir setiap hari dan tampak sehat.
“Staf mengira dia tertidur sehingga tidak membangunkannya. Seringkali ketika kami membangunkan pelanggan yang sedang tidur, mereka marah dan memaki kami,” jelas bos warnet tersebut.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. Namun masih banyak yang menduga pria tersebut meninggal karena bermain video game dalam waktu lama.
(sao/naf)