
Jakarta –
Gejala berbagai infeksi dan penyakit bisa dilihat di area mulut, termasuk lidah. Misalnya saja human immunodeficiency virus (HIV).
Seperti dilansir Medical News Today, data menunjukkan bahwa 30-80% pasien HIV mengalami masalah mulut seperti sariawan atau infeksi jamur. Gejala di mulut biasanya terjadi pada tahap awal HIV. Oleh karena itu, ini bisa menjadi tanda pertama infeksi HIV.
Lantas, apa saja ciri-ciri bahasa HIV? Dan apa bedanya dengan ciri-ciri lidah yang normal atau sehat?
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Ciri-ciri bahasa normal
Ketahui dulu ciri-ciri lidah yang sehat. Hal ini sangat penting karena lidah dapat memberi tahu kita mengenai kondisi kesehatan yang sedang kita hadapi. Menurut Cleveland Clinic, berikut ciri-ciri lidah yang normal dan sehat.
1. Lidah merah muda
Lidah sehat yang normal berwarna merah muda. Namun warnanya masih bisa sedikit berbeda dalam terang dan gelap.
Jika lidah Anda berwarna merah cerah, Anda mungkin kekurangan asam folat atau vitamin B12. Jangan panik dulu, lidah terlihat merah dan bisa disebabkan oleh minuman dan makanan atau makanan panas yang berwarna merah.
Namun jika lidah Anda berubah warna menjadi putih, ungu, kuning, atau hitam, bisa jadi itu pertanda adanya masalah kesehatan. Catatan: Lidah kuning juga bisa disebabkan karena mengonsumsi makanan berbahan kunyit.
2. Terdapat papila
Lidah yang sehat mempunyai banyak bintik-bintik kecil di atasnya. Protein kecil ini disebut papila. Selain papila, lidah juga memiliki tekstur yang kasar.
Jangan salah, papila lidah punya peranan penting. Fungsi utama papila adalah pengecap. Sehingga kita bisa mengetahui rasa dari makanan atau minuman tersebut.
Ada berbagai jenis papila yang tersebar di lidah: filiform, fungiform, servalate, dan foliate. Bintil-bintil kecil ini terdiri dari ratusan kuncup pengecap yang peka terhadap lima rasa dasar: manis, asin, pahit, asam, dan asin. Hanya filiformnya yang tidak mengandung pengecap.
Ciri-ciri lidah HIV
Setelah mengetahui ciri-ciri lidah yang sehat, pelajari gejala lidah yang terinfeksi HIV seperti berikut ini dari Verywell Health. Dengan cara ini Anda bisa mendeteksi paparan virus penyebab AIDS.
1. Lidah putih
Lidah berwarna putih mungkin merupakan tanda pertama lidah terinfeksi HIV. Lidah putih HIV umumnya disebabkan oleh infeksi jamur dan leukoplakia. Dalam hal ini, lidah ditutupi bintik-bintik putih. Selain itu, gejala lain juga sering menyertai penyakit ini.
2. Praktekkan kandidiasis mulut
Kandidiasis oral disebabkan oleh infeksi spesies Candida. Infeksi jamur ini dapat menginfeksi lidah penderita HIV sehingga menyebabkan wajah tampak putih. Candida juga bisa menyerang bagian dalam pipi, gusi, dan langit-langit mulut.
Gejala kandidiasis mulut disertai bintik putih di lidah adalah mati rasa atau kesemutan. Selain itu, Anda mungkin merasakan sensasi terbakar di lidah.
3. Muncul Leukoplakia
Leukoplakia juga menyebabkan bercak putih di lidah, biasanya di sisi lidah. Berbeda dengan kandidiasis, jas putih ini tidak bisa disikat atau dibersihkan dari lidah. Gejala leukoplakia lainnya mungkin termasuk rasa tidak nyaman dan kesemutan yang umumnya tidak menimbulkan rasa sakit.
4. Muncul herpes mulut
Orang yang terpajan HIV dapat terkena herpes mulut. Namun, luka herpes juga bisa muncul di lidah. Gejala yang menyertai penyakit herpes antara lain: rasa terbakar, gatal, gatal dan munculnya lepuh berisi cairan.
5. Terjadi hiperpigmentasi
Hiperpigmentasi bisa muncul di area mulut seperti gusi, pipi bagian dalam, dan lidah. Hiperpigmentasi akibat HIV ditandai dengan satu atau lebih bintik hitam berwarna coklat hingga hitam.
6. Muncul kutil di mulut
Kutil mulut adalah benjolan kecil di mulut yang merupakan ciri khas HIV. Warnanya bisa merah muda, putih atau abu-abu dan terlihat seperti kembang kol. Penyakit ini bisa menular dari ibu ke anak melalui ciuman atau saat melahirkan.
Nah, itulah ciri-ciri lidah normal sehat dan lidah HIV. Jadi jika Anda menemukan gejala-gejala di atas pada lidah Anda, segera konsultasikan ke dokter.
(baris/baris)