5 Alasan Mengapa Perdarahan Haid Itu Normal?-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta

Menstruasi atau haid merupakan hal yang normal terjadi pada wanita. Siklus menstruasi setiap wanita dapat bervariasi dalam frekuensi, ukuran, durasi dan pembekuan darah.

Kebanyakan wanita mengalami pembekuan darah saat menstruasi. Di sisi lain, ada pula yang takut atau khawatir jika melihatnya. Cari tahu apakah pendarahan menstruasi itu biasa dan alasan di baliknya.

Penyebab keluarnya darah haid

Gumpalan menstruasi adalah gumpalan mirip gel yang keluar dari leher rahim melalui vagina. Terutama, cairan endometrium adalah penyebab perdarahan menstruasi.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Saat menstruasi, hormon-hormon dalam tubuh mulai meluruhkan (rontok) lapisan rahim. Hal ini menyebabkan pembuluh darah kecil mengalami pendarahan.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan atau Ob/Gyn Salena Zanotti, MD menjelaskan, penggumpalan darah terjadi kapan saja, karena kita memiliki sejumlah darah yang tersimpan di sana.

“Penggumpalan darah itu harus terjadi pada tingkat tertentu, apa jadinya kalau saat menstruasi kita mengeluarkan banyak darah, lalu darahnya terkumpul di rahim dan kalau sudah ada, dipastikan darahnya,” kata dr. Zanotti dikutip dari situs Cleveland Clinic.

Menurut Healthline, sebagian besar wanita usia subur melepaskan rahimnya setiap 28-35 hari selama menstruasi. Menanggapi estrogen (hormon seks wanita), endometrium bisa menebal dan tumbuh selama sebulan.

Salah satu peran hormon estrogen adalah mendukung pembuahan sel telur. Jika kehamilan tidak terjadi, lapisan endometrium akan terlepas (ini disebut menstruasi).

Ketika selaput dikeluarkan, ia bercampur dengan darah, limpa dan jaringan. Bentuk darahnya mirip selai atau stroberi rebus, warnanya merah terang hingga merah tua.

Ada banyak penyebab penggumpalan darah, faktor hormonal dan fisik meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi ini.

Penyebab keluarnya darah haid

Selain sebab-sebab yang telah disebutkan di atas, sebab-sebab lain yang menyebabkan keluarnya darah haid antara lain:

1. Penutupan rahim

Rahim yang membesar memberi tekanan lebih besar pada dinding rahim. Hal ini meningkatkan pendarahan dan pendarahan.

Obstruksi uterus dapat terjadi karena beberapa hal berikut ini:

  • Tumor kanker
  • Fibroid
  • Endometriosis
  • Adenomiosis

2. Hormon tidak seimbang

Tergantung pada keseimbangan estrogen dan progesteron, lapisan rahim tumbuh dan berkembang dengan baik. Jika hormon ini terlalu banyak/terlalu sedikit, wanita bisa mengalami pendarahan hebat.

Beberapa faktor penyebab ketidakseimbangan hormonal adalah:

  • Penurunan atau penambahan berat badan yang signifikan
  • Menstruasi tidak ada atau tidak teratur
  • Perimenopause
  • Menekankan

3. Keguguran

The March of Dimes, sebuah organisasi Amerika Serikat yang bergerak di bidang kesehatan ibu dan bayi, melaporkan bahwa separuh dari seluruh kehamilan berakhir dengan keguguran. Banyak keguguran yang terjadi sebelum mereka menyadari dirinya hamil.

4. Penyakit Von Willebrand

Perdarahan menstruasi yang banyak dapat menyebabkan penyakit von Willebrand (VWD). Meski jarang terjadi, 5% hingga 25% wanita dengan perdarahan menstruasi kronis terkena penyakit ini.

Apakah pendarahan menstruasi itu normal?

Pada kebanyakan kasus, darah menstruasi yang menggumpal merupakan hal yang normal. Jika hal ini terjadi sesekali, biasanya hal ini tidak perlu dikhawatirkan.

Gumpalan darah saat menstruasi yang normal diameternya tidak lebih dari 2,5 cm dan hanya terjadi sesekali, biasanya pada awal siklus menstruasi.

Pada awal dan akhir siklus menstruasi, warna darah tampak merah cerah. Karena darah mengalir dengan cepat, darah tidak sempat menjadi gelap.

Pada beberapa hari pertama menstruasi, siklusnya sangat berat. Oleh karena itu, gumpalan darah juga bisa berwarna merah tua atau merah marun.

Menurut sistem kendali pusat (CCC), dianggap normal, jika keluarnya darah menstruasi selama 4-5 hari menghasilkan 2-3 sendok makan darah, atau normal.

Dr. Menurut Zanotti, pendarahan menstruasi bisa kita rasakan saat duduk, berdiri, atau di tempat tidur.

“Saat itulah, atau saat Anda pergi ke kamar mandi, gumpalan darah tersebut keluar,” tambah Dr. Zanotti.

Plasma dan trombosit bekerja sama membentuk bekuan darah. Tujuannya adalah untuk mencegah tubuh kehilangan terlalu banyak darah.

Selama menstruasi, leher rahim harus melebar untuk mengeluarkan gumpalan darah yang besar. Rasa sakitnya bisa sangat parah.

Jika seorang wanita mengalami pendarahan hebat dan kram, inilah salah satu penyebab wanita merasakan nyeri saat menstruasi.

Perdarahan menstruasi yang tidak normal

Perdarahan menstruasi yang tidak normal akan lebih dari seperempatnya. Keluar sering terjadi.

Salah satu komplikasi dari perdarahan menstruasi yang banyak adalah anemia defisiensi besi. Jika Anda mengalami pendarahan menstruasi yang banyak dengan gumpalan darah lebih dari 2,5 cm, segera konsultasikan ke dokter.

Menonton video”Kemenkes segera buka seleksi PPDS, cek persyaratannya!
[Gambas:Video 20detik]
(khq/inf)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama