
Jakarta –
Brenda Blay, seorang perawat, didiagnosis mengidap virus tersebut setelah 20 tahun berbagi kisahnya tentang menghentikan suntikan Botox. Dalam unggahan viral tersebut, Blay memamerkan fitur wajahnya akibat prosedur Botox selama bertahun-tahun.
Tak lama kemudian, Blay memberikan kabar terkini mengenai situasi tersebut dalam sebuah video di TikTok. Dalam unggahan tersebut, Blay memamerkan wajahnya yang telah mengalami beberapa kali transformasi.
“Ingat saya? Wanita yang menggunakan Botox selama 20 tahun dan berhenti? 9 bulan kemudian, seperti inilah penampilan saya setelah Botox dan filler terakhir saya,” kata Ble dalam video yang diunggah ke akun TikTok @nursebblay.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Bly mengatakan bintik abu-abu mulai muncul di dahi dan sekitar matanya. Sebelumnya, kerutan hanya muncul saat ia menggerakkan wajahnya.
“Jelas wajahku pasti berkerut lagi, dan bibirku sembab,” kata Blay sambil menunjuk suatu titik di wajahnya.
Meski wajahnya mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan, Blay mengaku ingin tetap berkomitmen dengan perubahan yang dilakukannya.
“Tapi tahukah Anda, saya berkomitmen untuk melakukannya sepanjang tahun,” katanya.
Dalam unggahan lainnya, Blay juga membeberkan alasan dirinya berhenti menggunakan Botox. Seorang wanita berusia 55 tahun mengatakan salah satu alasan saya berhenti adalah untuk memulihkan otot wajah saya.
“Kenapa saya lakukan (berhenti)? Karena saya melakukannya selama 20 tahun tanpa henti. Lama kelamaan kulit saya mengecil, otot wajah saya melemah, tapi itu semua wajar,” jelasnya.
“Tapi kamu harus istirahat, supaya darah mengalir kembali ke wajah, otot-otot bekerja kembali, dan menghilangkan tampilan wajah yang keras.”
Selain itu, Blaim ingin memastikan bahwa dirinya bisa berhenti menggunakan Botox karena pilihannya sendiri dan bukan karena tuntutan atau paksaan orang lain.
“Saya ingin meninggalkannya agar saya bisa membuktikan pada diri saya sendiri bahwa saya melakukan ini atas kemauan saya sendiri, bukan karena keinginan atau tekanan dari siapapun,” ujarnya.
Menonton video”Bisakah Botox Mengobati Garis Senyum?“
[Gambas:Video 20detik]
(Pada/Naf)