
Jakarta –
Stres dapat membuat seseorang terlihat lebih tua. Menurut penelitian baru, efek ini hanya terlihat pada hari-hari ketika orang kurang bisa mengendalikan kehidupannya sendiri.
Di tahun Dalam jajak pendapat American Psychological Association tahun 2022, lebih dari seperempat orang dewasa di Amerika Serikat mengatakan mereka terlalu stres untuk bekerja hampir setiap hari.
Tingkat stres kronis seperti itu mempunyai dampak signifikan terhadap kesejahteraan mental dan fisik. Ini termasuk kecemasan, depresi, penyakit kardiovaskular, asma dan diabetes.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Stres dapat menyebabkan kelelahan kronis, obesitas, masalah pencernaan, dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Hal ini umumnya dapat membuat seseorang merasa lebih tua dari usia sebenarnya.
“Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa stres dapat membuat orang lanjut usia merasa lebih tua atau lebih tua dari usia sebenarnya,” kata profesor psikologi North Carolina State University, Shevan Nuppert, dalam sebuah pernyataan.
“Dan literatur memberi tahu kita bahwa ketika orang lanjut usia merasa lebih tua dari usia sebenarnya, hal ini dikaitkan dengan banyak masalah kesehatan,” lanjutnya. minggu berita.
Meski begitu, Newpert mengatakan masih sedikit penelitian yang meneliti masalah ini pada orang dewasa muda, yaitu remaja berusia 20-an dan 30-an.
Menurutnya, pemahaman yang lebih mendalam terhadap fenomena tersebut pada semua kelompok umur dapat membantu mengembangkan intervensi yang melindungi kesejahteraan mental dan fisik seseorang.
Hasil penelitian
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Mental Health Science, Neupert dan rekannya mengumpulkan data dari 107 orang dewasa muda berusia antara 18 dan 36 tahun. Peserta dipantau selama delapan hari untuk menentukan tingkat stres harian dan usia mereka.
Mereka juga melihat apa yang mereka rasakan dan lihat hari itu dan seberapa besar kendali yang mereka miliki terhadap kehidupan para peserta penelitian.
“Temuan kuncinya adalah pada hari-hari ketika peserta penelitian melaporkan mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dari biasanya, mereka juga melaporkan terlihat dan merasa lebih tua,” kata Neupert.
“Namun, hal ini hanya terjadi ketika partisipan dalam penelitian tersebut merasa bahwa mereka kurang memiliki kendali atas hidup mereka dibandingkan biasanya,” katanya.
Meskipun hasil ini bersifat empiris, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa usia individu memiliki dampak signifikan terhadap kesejahteraan individu, kinerja kognitif, dan mengurangi gejala depresi.
Hasilnya juga menunjukkan bahwa rasa kendali seseorang terhadap hidupnya dapat menahan beberapa efek negatif dari pemicu stres sehari-hari.
“Pekerjaan ini mungkin tepat waktu karena para peneliti stres menemukan bahwa generasi muda saat ini mengalami peningkatan tingkat stres dibandingkan dengan tingkat stres yang dialami generasi sebelumnya ketika mereka masih muda,” jelas Neupert.
“Jika generasi muda ini pernah mengalami tingkat stres yang tinggi dibandingkan dengan usia mereka, dan jika stres mempengaruhi masa hidup mereka, penting untuk memperhatikan dengan cermat indikator yang kami gunakan untuk menilai kesehatan fisik dan mental yang terkait dengan stres pada generasi ini. ” tutupnya.
Menonton video”Apakah ini merupakan bagian stres yang sangat membahagiakan?“
[Gambas:Video 20detik]
(Sao/Suk)