Payudara Wanita Ini Mendadak Membesar Usai Divaksin Covid, Apa Pemicunya?-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-



Jakarta

Seorang wanita berusia 19 tahun mengalami kejadian aneh setelah menerima vaksin Covid-19. Setelah dua kali suntikan, payudaranya tiba-tiba membesar dari ukuran B-cup sebelumnya menjadi tiga kali lipat G dalam waktu 6 bulan.

Wanita yang tidak disebutkan namanya itu menerima vaksin Covid-19 pertamanya dari Pfizer pada September 2022. Dia merasakan sensasi berbeda di area payudaranya. Saat itu terjadi perluasan secara bertahap

Setelah 3 minggu, saat dia menerima dosis kedua vaksin, payudaranya menjadi enam kali lebih besar. Khawatir dengan kejadian yang menimpanya, wanita tersebut akhirnya pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

“Pasien percaya vaksin tersebut akan menyebabkan pertumbuhan payudara,” tulis peneliti dari Toronto, Kanada dalam jurnal Plastic and Reconstructive Surgery-Global Open. matahariRabu (8/1/2025).

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, dokter akhirnya mendiagnosis wanita tersebut menderita pseudoangiomatous stromal hyperplasia (PASH). Ini adalah kondisi langka yang menyebabkan pertumbuhan sel abnormal dan tumor jinak di payudara.

Dokter belum menemukan adanya ketidakseimbangan hormon atau penyebab umum gigantomastia (pembesaran payudara tidak normal) seperti kehamilan atau pengobatan.

Kurang dari 200 kasus PASH telah dilaporkan di seluruh dunia. Ini adalah laporan pertama mengenai hubungan antara PASH dan vaksin.

Meski penyebabnya belum diketahui, beberapa penelitian menunjukkan bahwa vaksin tersebut dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening sementara. Hal ini dapat membuat payudara Anda terlihat lebih besar.

Layanan Kesehatan Nasional (NHS) memperingatkan bahwa respons yang diberikan jarang terjadi. Manfaat vaksinasi jauh lebih besar dibandingkan dampak buruknya.

Dalam kasus ini, wanita tersebut tidak memiliki masalah kesehatan apapun. Meski payudaranya bengkak dan bengkak, tim peneliti tidak menemukan pembengkakan. Pemindaian USG dan CT scan menunjukkan sedikit pembengkakan kelenjar getah bening dan penebalan pembuluh darah di area ketiak, kemungkinan karena proliferasi jaringan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah vaksin Covid berpotensi memicu pertumbuhan payudara berlebihan. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami hubungan tersebut.

Wanita tersebut menjalani operasi pengecilan payudara 11 bulan setelah vaksinasi pertama. Sebuah tim dokter mengangkat jaringan seberat 8 pon (3,6 kg) dan memperkecil ukurannya menjadi dua kali lipat ukuran D cup.

(avk/kna)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama