Kapan waktu tidur malam terbaik untuk kesehatan Anda?-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta – Tidur malam yang nyenyak tergantung pada kebutuhan istirahat setiap orang yang berbeda-beda. Tidur yang cukup memainkan peran penting dalam fungsi fisik, mental dan kesehatan tubuh.

Sebagai waktu istirahat, energi tubuh dan pikiran diisi kembali dengan tidur. Tidur yang cukup membuat tubuh bisa mendapatkan waktu istirahat secara maksimal, sebelum kembali melakukan aktivitas padat keesokan harinya.

Persyaratan tidur harian

Jumlah tidur yang dibutuhkan seseorang berubah sepanjang hidupnya. Usia menentukan berapa jam yang dibutuhkan seseorang untuk tidur agar dapat merasa nyaman dan melakukan aktivitas dengan baik.

Menurut National Sleep Foundation, jumlah total kebutuhan tidur per hari berdasarkan usia, termasuk tidur siang, adalah sebagai berikut.

  • Bayi 0-3 bulan: 14 hingga 17 jam
  • Anak-anak 4-12 bulan: 12 hingga 15 jam
  • Anak-anak 1-3 tahun: 11 hingga 14 jam
  • Anak-anak berusia 3-5 tahun: 10 hingga 13 jam
  • Anak-anak 6-13 tahun: 9 hingga 11 jam
  • Remaja 14-17 tahun: 8 hingga 10 jam
  • Dewasa muda 18-25 tahun: 7 hingga 9 jam
  • Dewasa 26-64 tahun: 7 hingga 9 jam
  • Lansia 65 tahun ke atas: 7 hingga 8 jam.

Jam terbaik untuk tidur di malam hari

Seperti dilansir Healthline, tidur malam yang nyenyak bergantung pada kapan Anda ingin bangun di pagi hari. Oleh karena itu, pentingnya jumlah tidur malam menjadi hal yang patut diperhatikan.

Misalnya, jika orang dewasa harus bangun pukul 05.00 pagi, maka sebaiknya usahakan tidur sekitar pukul 08.00-10.00 malam. Sebab sesuai anjuran usia, orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7-9 jam sehari.

Pada tahun tersebut Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2021 di European Heart Journal-Digital Health menunjukkan bahwa waktu tidur optimal bagi orang dewasa adalah pukul 22.00.

Meskipun jam 10 malam adalah waktu yang ideal untuk tidur, bagi sebagian orang mungkin tidak demikian, kata Colin Lance, spesialis gangguan tidur di Cleveland Clinic.

Menurut Dr. Lance, lebih baik tidur secara konsisten dan bangun di waktu yang sama setiap hari daripada berfokus pada waktu tidur tertentu. Konsistensi ini membantu tubuh berfungsi dengan baik karena berkorelasi dengan ritme sirkadian.

Singkatnya, ritme sirkadian merupakan jam internal alami tubuh yang mengatur jadwal tidur-bangun. Saat peneliti berlatih tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, otak beradaptasi dengan jadwal tersebut.

Lagi pula, penguji dapat dengan mudah tertidur di malam hari dan kemudian bangun sebelum alarm berbunyi. Ritme sirkadian bisa terganggu jika jadwal tidur Anda kembali tidak teratur.

Memiliki siklus tidur yang tidak teratur meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Selain itu, kurang tidur berdampak pada sistem pemulihan dan fungsi tubuh, serta kesehatan fisik, emosional, dan kognitif.

(Zine/Baris)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama