
Jakarta –
Beberapa orang yang makan berlebihan mungkin suka minum kopi sebelum atau sesudah makan. Jika Anda minum kopi sebelum makan, ada akibat negatifnya.
Simak artikel ini untuk mengetahui beberapa efek samping minum kopi sebelum atau sesudah makan. Pelajari juga tips membuat kopi aman bagi tubuh.
Efek minum kopi sebelum atau sesudah makan
Menurut Healthshots, berikut risiko yang bisa terjadi:
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
1. Kopi dapat mengikat zat besi
Kopi dan minuman berkafein lainnya dapat merangsang sistem saraf dan menyebabkan ketergantungan fisiologis. Hal ini dapat mempengaruhi cara tubuh menyerap zat besi, karena tanin pada kopi dapat mengikat zat besi pada lambung.
Saat Anda minum kopi di dekat waktu makan, tubuh Anda tidak punya waktu untuk menyerap zat besi dengan baik. Efeknya bisa menyebabkan kondisi seperti anemia.
2. Jika lambung kosong merangsang asam lambung
Hal negatif lainnya bisa terjadi ketika Anda minum kopi sebelum makan dalam keadaan perut kosong. Karena kopi memiliki sifat asam, maka meningkatkan keasaman di lambung.
Bagi penderita asam lambung, bisa saja mengalami komplikasi yang lebih serius seperti maag atau penyakit asam lambung (GERD). Namun bagi orang yang tidak memiliki masalah asam lambung, mungkin tidak akan memberikan efek tersebut.
Efek samping dari terlalu banyak minum kopi
Selain kondisi tersebut, minum kopi memiliki banyak efek samping. Melaporkan dari Healthline dan Lo! Makanan, berikut 5 efek samping kopi yang perlu diwaspadai.
1. Sering buang air kecil
Kopi memiliki efek diuretik yang menyebabkan lebih banyak urin diproduksi di dalam tubuh. Kopi dapat menarik cairan ke dalam saluran pencernaan, sehingga kemungkinan menyebabkan efek pencahar pada beberapa orang.
2. Peningkatan detak jantung dan kecemasan
Kafein meningkatkan kewaspadaan dengan menghalangi efek adenosin, zat kimia otak yang membuat kita merasa lelah. Namun di saat yang sama, zat ini menyebabkan pelepasan adrenalin, hormon yang memiliki efek meningkatkan energi.
Namun, minum kopi terlalu banyak bisa menimbulkan kecemasan. Selain itu, kopi meningkatkan detak jantung, pernapasan cepat, dan kecemasan.
3. Kerusakan gigi
Kopi juga berpengaruh terhadap kesehatan gigi karena noda gelap akibat kopi lama kelamaan dapat merusak gigi. Bagi pecinta kopi, sebaiknya Anda ekstra merawat gigi.
4. susah tidur
Beberapa orang membutuhkan kafein untuk membangunkan mereka. Namun jika terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat menyebabkan insomnia atau susah tidur.
5. Kerusakan otot
Dampak yang paling serius adalah risiko rhabdomyolysis, atau keadaan rusaknya serat otot yang masuk ke aliran darah dan menyebabkan gagal ginjal serta komplikasi lainnya.
Penyebab umum rhabdomyolysis adalah infeksi, luka, penyalahgunaan obat-obatan, ketegangan otot, dan gigitan ular atau serangga berbisa. Beberapa laporan mengaitkan rhabdomyolysis dengan asupan kafein berlebihan.
Tips menikmati kopi agar tubuh tetap sehat
Berikut beberapa tips menggunakan kopi dengan aman
- Batasi konsumsi kopi tidak lebih dari 400 miligram kafein per hari, atau setara dengan 4 cangkir kopi hitam.
- Pilihlah biji kopi berkualitas yang diolah dengan baik. Hindari kopi yang diproses secara kimia.
- Sebaiknya minum kopi tanpa gula dan perasa berlebih untuk mencegah diabetes
- Orang yang memiliki masalah kafein dapat memilih kopi arabika dengan kafein rendah.
- Hindari minum kopi sebelum tidur untuk menghindari gangguan istirahat.
Para pecinta kopi juga disarankan untuk mengatur waktu makannya, agar tidak terlalu dekat dengan waktu makan. Selain itu, selalu pastikan untuk menjalani pola hidup sehat agar Anda bisa menikmati kopi sebelum atau sesudah makan.
(menurut/baris)