
Jakarta –
Olahraga yang teratur dan tepat memberikan banyak manfaat penting bagi tubuh. Namun hal ini harus dibarengi dengan istirahat atau tidur yang cukup.
Pasalnya, tidak sedikit orang yang berolahraga, memilih aktivitas fisik yang berat seperti sepak bola, futsal, atau basket, namun tidak memberikan waktu istirahat yang cukup bagi tubuh. Padahal, kondisi ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia.
Parahnya lagi, hal itu muncul di media sosial. Saya tidak tahu apakah bisa dimaklumi jika performa saya tidak bagus, atau sebaliknya, saya adalah seorang 'pembual rendah hati' yang ingin tampil baik karena saya kurang tidur dan saya masih cukup kuat. untuk berolahraga. .
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Apapun alasannya, itu tidak harus normal. Dokter spesialis jantung dr Bambang Dwiputra Sp.JP(K) mengatakan, olahraga memang merupakan aktivitas yang baik dan patut dilakukan oleh semua orang. Namun, yang tak kalah penting adalah memastikan tubuh Anda sehat sebelum berolahraga.
Misalnya kita lelah setelah bekerja seharian, ingin memaksakan banyak aktivitas fisik, tentu hasilnya tidak bagus, kata dr Bambang kepada Detikcom, di Sikalengka, Kabupaten Tangerang, Bant, Senin ( 12/9) /2024).
“Jadi penting sekali untuk mengetahui tubuh kita, misalnya kondisi fisik kita seperti apa, olahraga apa yang ingin kita lakukan, high impact atau low impact. Kita tidak perlu melampaui kapasitas atau kapasitas kita (untuk menunjukkan ). Melakukan olah raga,” lanjutnya.
Dr Bambang menambahkan, jika seseorang terus memaksakan diri untuk berolahraga saat kondisi tubuhnya tidak sehat, maka ia akan lebih rentan terkena serangan jantung atau terjatuh.
Biasanya ada gejala yang perlu diwaspadai dan bisa kita rasakan sendiri. Seperti sesak napas, nyeri dada, keringat dingin, mata menyala-nyala, sepertinya kita akan ngiler, kata dr Bambang.
“Jika gejala tersebut muncul saat berolahraga, sebaiknya hentikan atau kurangi intensitas latihannya,” lanjutnya.
Beberapa waktu lalu, aplikasi pelacak aktivitas olahraga Strava merilis laporan olahraganya untuk tahun 2024. Dalam laporan tersebut, kini banyak orang yang mulai menyadari bahwa olahraga, khususnya lari, merupakan salah satu cara untuk bersenang-senang sejenak di sela-sela kesibukannya.
Hal ini berubah dari tren sebelumnya dimana lari selalu dianggap sebagai 'mendorong batas kemampuan' atau berlatih hingga kelelahan. Hal ini karena seseorang mempunyai struktur atau tujuan tertentu yang ingin dicapai.
Berikutnya: Pentingnya istirahat sebelum berolahraga