Bagi ibu satu anak penderita kanker ovarium stadium 4, keluhan pertama adalah gejala-gejala tersebut-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-



Jakarta

Kanker seringkali tidak menunjukkan gejala hingga mencapai stadium lanjut. Jika dulu penyakit kanker lebih banyak diderita oleh orang lanjut usia, kini kaum muda juga rentan terserang penyakit kanker.

Hal ini dialami oleh seorang ibu satu anak berusia 28 tahun di Inggris yang menderita kanker ovarium stadium 4. Penyakit ini diawali dengan keluhan bengkak yang diduga merupakan infeksi lambung.

Sophie Casey, 28, dari Leeds, Inggris, didiagnosis menderita kanker serviks setelah timbul benjolan besar yang menyebar ke seluruh tubuhnya dan membuatnya tampak 'hamil sembilan bulan'. Awalnya dokter mengira gejalanya hanya infeksi lambung biasa dan memberinya antibiotik.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

“Saya belum pernah mengalami pembengkakan sebesar ini sebelumnya,” kata Casey, dikutip Daily Mail, Kamis (19/12/2024).

Dia mengunjungi dokternya pada bulan September dengan keluhan perut kembung. Namun meski sudah minum obat, gejalanya tak kunjung hilang sehingga membuatnya memutuskan menjalani tes di rumah sakit.

Saat itulah dokter menemukan adanya massa di perutnya yang disebabkan oleh kanker ovarium.

Mereka mengatakan kepada saya bahwa itu adalah tahap terminal. “Ini bisa diobati, tapi tidak bisa disembuhkan,” kata Casey.

Casey didiagnosis menderita kanker serviks stadium 4B, yang berarti telah menyebar ke hati atau limpa, ke kelenjar getah bening di luar perut, atau ke organ lain seperti paru-paru.

Meskipun sebagian besar penyakit ini didiagnosis pada wanita berusia antara 75 dan 79 tahun, kasusnya meningkat pada orang muda. Sejak awal tahun 1990an, angka kanker ovarium telah meningkat sebesar 78 persen pada wanita di bawah 24 tahun dan sebesar 10 persen pada wanita berusia 25 hingga 49 tahun. Data penelitian kanker menunjukkan.

Casey menghimbau para wanita untuk memperhatikan perubahan siklus menstruasi dan gejala-gejala yang bisa menjadi 'masalah sehari-hari'.

“Jangan tertipu oleh dokter yang mengatakan Anda masih terlalu muda,” imbuhnya.

(kna/kna)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama