Apa saja 5 tindakan pencegahan setelah operasi batu ginjal?-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta – Batu ginjal (nefrolitiasis) adalah endapan keras yang terbuat dari mineral dan garam di ginjal. Penyakit ini disebabkan oleh banyak hal, kelebihan berat badan, kondisi medis tertentu, pola makan tidak seimbang, mengonsumsi banyak obat, produksi urin rendah.

Menurut American Urological Association, batu ginjal dimulai dari kristal kecil yang tumbuh seiring waktu. Bahkan bisa mengisi rongga bagian dalam ginjal.

Jika batu tersangkut di ureter, aliran urin di ginjal terhambat sehingga menyebabkan pembengkakan dan nyeri.

Pengobatan batu ginjal tergantung pada kondisi masing-masing penderita. Beberapa penderita batu ginjal mungkin hanya perlu mengonsumsi obat pereda nyeri dan minum banyak air untuk mengeluarkan batu ginjal.

Namun pada kasus lain, misalnya batu tersangkut di uretra, berhubungan dengan infeksi saluran kemih, atau menimbulkan komplikasi, sebaiknya segera dilakukan pembedahan.

Setelah operasi batu ginjal, pasien harus mengetahui beberapa hal yang tidak boleh digunakan. Lalu apa saja batasan setelah operasi batu ginjal? Lihat di bawah.

Tindakan pencegahan setelah operasi batu ginjal

Setelah operasi batu ginjal, pasien tidak boleh makan dan minum secara bebas. Sebab, banyak batasan yang harus diketahui agar penyakit tersebut tidak terulang kembali.

Dilansir situs MD, berikut batasan operasi batu ginjal yang patut Anda waspadai.

1. Natrium

Tabu pertama adalah makan natrium dalam jumlah besar. Seseorang dengan batu ginjal harus membatasi asupan natriumnya kurang dari 2.300 mg (sekitar 1 sendok teh) per hari.

Pasalnya, banyak makanan olahan yang mengandung natrium dalam jumlah tinggi, meski tidak asin di lidah. Oleh karena itu, pengembang harus berhati-hati dalam mengonsumsi makanan asin.

2. Protein hewani

Orang dengan riwayat batu ginjal sebaiknya mengurangi konsumsi protein hewani, termasuk daging, unggas, ikan, dan telur. Soalnya protein hewani mengandung asam urat yang bisa memicu batu ginjal.

Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan makanan berprotein nabati untuk melengkapi asupan protein harian Anda.

3. Oksalat

Pantangan selanjutnya adalah mengurangi asupan makanan yang mengandung senyawa oksalat. Sekadar informasi, oksalat merupakan senyawa organik yang dapat ditemukan pada sumber alami seperti buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran.

Karena oksalat dapat menimbulkan endapan yang dapat mengeraskan batu ginjal, sebaiknya batasi asupan makanan tinggi oksalat, seperti bayam, coklat, kacang-kacangan, susu, kedelai, dan kacang tanah.

4. Minumlah sedikit air

Mereka harus minum banyak air untuk mencegah batu ginjal kambuh lagi. Disarankan untuk minum 6-8 gelas air setiap hari agar tetap terhidrasi.

Anda bisa memadukannya dengan minum jus jeruk atau grapefruit agar tidak bosan minum air putih terus-menerus. Kandungan asam sitrat pada jeruk dipercaya dapat mencegah terbentuknya batu ginjal.

5. Ditambahkan gula

Saat ini, banyak sekali makanan dan minuman yang mengandung tambahan gula. Orang dengan riwayat batu ginjal sebaiknya membatasi asupan makanan dan minuman yang tinggi gula, selain berbahaya bagi kesehatan.

Sukrosa dan fruktosa merupakan jenis gula yang paling umum ditemukan pada makanan dan minuman olahan. Kedua jenis gula tersebut dapat meningkatkan konsentrasi kalsium fosfat, kalsium oksalat, dan asam urat yang dapat memicu pembentukan batu ginjal.

Minuman astringen juga harus dihindari karena mengandung fosfat tingkat tinggi. Masalahnya adalah kelebihan fosfat menyerap kalsium dari tulang, sehingga ginjal harus menyaring kelebihan kalsium tersebut. Jika ginjal tidak memiliki cairan, kalsium akan berikatan dengan senyawa lain, seperti fosfat dan oksalat, sehingga dapat menyebabkan batu ginjal.

Inilah lima hal yang harus dilakukan setelah operasi batu ginjal. Sebaiknya Anda mulai menerapkan pola hidup sehat mulai dari sekarang agar penyakit tersebut tidak terulang kembali.

(ilf/fds)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama