
Jakarta –
Di zaman sekarang, media sosial menjadi alat untuk berbagi dan memperluas jaringan.
Tidak jarang remaja dan orang dewasa berbagi cerita tentang kehidupannya di media sosial, sehingga menjadi wadah untuk menginspirasi dan terhubung dengan banyak orang.
Bella Bradford, seorang TikToker dari Australia, berbagi kisah hidupnya ketika dia didiagnosis menderita kanker langka pada usia 24 tahun.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
tersebut Alkitab yang DipimpinAwal tahun ini, Bella (@bellabradford0) menggunakan platform Tik Tok untuk menceritakan kisah hidupnya sebagai seorang wanita muda yang menderita kanker.
Bella didiagnosis mengidap kanker agresif di rahangnya pada Desember 2021 setelah mengalami apa yang awalnya dia kira sebagai sakit gigi bungsu.
Setelah didiagnosis, Bella menjalani operasi pengangkatan tumor, dilanjutkan dengan radioterapi dan kemoterapi, serta harus belajar berbicara kembali.
Namun, kankernya kemudian dinyatakan tidak dapat disembuhkan, dan Bella beralih ke perawatan paliatif, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup orang-orang dengan penyakit serius.
Selain berbagi cerita tentang perjuangannya, Bella juga rutin menunjukkan kecintaannya pada fashion dalam video “Outfit of the Day” (OOTD) dan “Get Ready With Me” (GRWM). Ia menunjukkan gaya busananya sesuai pilihannya.
Dalam video berdurasi 11 menit yang sebelumnya diunggah ke TikTok, Bella menyebut video tersebut merupakan video terakhirnya.
“Saya menderita kanker stadium akhir, dan sayangnya hidup saya berakhir. Bukan saya yang hari ini,” katanya.
Bella menambahkan, sesi terakhir “Get Ready With Me” ia lakukan karena kecintaannya pada fashion.
“Terima kasih telah mengikuti perjalananku. Aku harap kalian dapat melihat kembali video-videoku dan menemukan kesenangan di sana jika kalian mau,” tambah Bella.
Dalam video perpisahannya, Bella memamerkan pakaian terakhirnya, gaun khaki, kardigan putih, kacamata hitam, dan topi baseball hitam.
Kemudian beliau mengucapkan selamat tinggal kepada para pengikutnya dengan menasihati mereka untuk memanfaatkan hidup mereka sebaik-baiknya.
“Teman-teman, terima kasih atas perjalanan yang luar biasa ini. Aku harap kalian semua memiliki kehidupan yang indah, dan aku mendoakan yang terbaik untuk kalian semua,” ucap Bella.
Postingan tersebut juga mengungkap bahwa Bella meninggal dunia pada 15 Oktober, lebih dari dua minggu sebelum videonya diunggah, dengan caption akhir yang menyentuh.
“Terima kasih atas semua cinta dan dukungannya menjelang akhir hidupku, aku sangat bersyukur. Pembuatan video ini telah memberiku tujuan selama beberapa bulan terakhir dan menghubungkanku dengan komunitas yang luar biasa. Semoga kalian semua menjalani kehidupan yang bermakna.” Dan ingatlah bahwa menjadi tua adalah sebuah keistimewaan.
(kna/kna)