
Jakarta –
Kasus varian Mepox 'berbahaya' yang ditemukan di Inggris telah meningkat menjadi empat kasus. Hal ini semakin meningkatkan kekhawatiran bahwa virus yang sangat menular ini telah menyebar selama berminggu-minggu.
Badan Perlindungan Kesehatan Inggris (UHSA) mengkonfirmasi temuan baru ini. Mereka menyebut kasus keempat varian Mpox clade Ib ditemukan berdekatan dengan kasus pertama.
“Ini menjadikan jumlah total kasus terkonfirmasi menjadi empat, semuanya berasal dari keluarga yang sama,” kata UKHSA matahari
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Pasien tersebut saat ini menjalani perawatan intensif di Guy's and St Thomas' NHS Foundation Trust di London. Meski kasus yang terdeteksi masih rendah, namun dikhawatirkan jumlah kasus yang tidak terdeteksi akibat penyakit ini mungkin akan lebih tinggi.
Dr Simon Clarke, seorang spesialis penyakit menular di University of Reading, mengatakan: “Kami yakin akan ada kasus yang tidak ditemukan di Inggris dan negara maju lainnya.
Selain itu, virus Mepox mungkin tidak terdiagnosis karena gejalanya tidak spesifik atau ringan. Padahal, ruam pada kulit bisa disalahartikan sebagai ruam akibat penyakit lain.
Sejauh ini, pasien tersebut teridentifikasi sebagai kontak erat dengan kasus pertama. Pemerintah tidak melakukan penelusuran kontak lebih lanjut untuk kasus ini.
Profesor Susan Hopkins, kepala penasihat medis UKHSA, menjelaskan bahwa penyakit gondongan sangat menular jika terjadi dalam keluarga dekat. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika melihat lebih banyak kasus terjadi pada keluarga yang sama.
“Risiko keseluruhan terhadap penduduk Inggris rendah. Kami bekerja sama dengan mitra untuk memastikan semua kontak kasus teridentifikasi dan mengurangi risiko penyebaran lebih lanjut,” kata Profesor Suzanne.
Kontak erat dari kasus yang ditemukan saat ini sedang ditindaklanjuti oleh UKHSA dan organisasi mitra. Semua kontak akan diuji dan divaksinasi sesuai kebutuhan dan disarankan untuk mencari perawatan lebih lanjut jika mereka memiliki gejala atau hasil tes positif.
Perencanaan ekstensif dilakukan untuk memastikan bahwa petugas kesehatan diperlengkapi dan siap merespons kasus-kasus yang dikonfirmasi.
(Sao/Suk)