Dengan gejala serupa, dokter menjelaskan perbedaan sakit asam lambung dan kanker usus besar.-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-



Jakarta

Kanker usus besar atau usus besar merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi di dunia. Penyakit ini tidak hanya menyerang orang lanjut usia, tapi juga orang muda di bawah usia 50 tahun.

Sejauh ini penyebab kanker usus besar belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker usus besar. Diantaranya adalah kurang makan serat, tidak berolahraga, dan tidak merokok.

Kanker usus besar biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun pada awalnya. Namun, konsultasi biasanya disarankan jika Anda memiliki gejala gangguan sistem pencernaan dan jika Anda memiliki riwayat keluarga menderita kanker.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Pasalnya, gejala kanker usus besar seringkali tidak disadari pada stadium awal karena merupakan penyakit pencernaan yang umum terjadi seperti maag atau penyakit asam lambung.

Bagaimana membedakan sakit perut akibat kanker usus besar dengan penyakit pencernaan lainnya?

Dokter Andika Rachman SpPD-KHOM, Konsultan Hematologi-Onkologi, Dokter Spesialis Penyakit Dalam menjelaskan, sakit perut akibat kanker usus besar seringkali disertai gejala lain. Diantaranya:

  • Penurunan berat badan
  • Darah di tinja
  • Perubahan signifikan pada kebiasaan perut.

“Gejala pada usia muda umumnya mirip dengan usia. Namun pada usia muda, gejala sering kali diabaikan atau disalahartikan sebagai masalah pencernaan sederhana sehingga diagnosisnya lambat,” ujarnya saat dihubungi Detikcom, Kamis (7/). 11/2024).

Sedangkan nyeri akibat maag atau asam lambung berhubungan dengan pola makan dan bisa diatasi dengan antasida atau pengobatan serupa, ujarnya.

(suk/naf)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama