
Jakarta –
Lari kini sudah menjadi olahraga yang digemari banyak orang. Mulai dari kalangan muda hingga dewasa, baik untuk gaya hidup sehat maupun untuk mengisi waktu luang.
Namun ternyata lari membutuhkan banyak persiapan agar terhindar dari cedera. Direktur Medis Jakarta Running Festival 2024, dr Antonius Andy Kurniawan, Spico, menekankan pentingnya mengetahui potensi diri.
“Jadi yang terpenting lari sesuai kesehatan. Kita lari dalam keadaan sehat, itu yang kita dorong untuk dilakukan para pelari ini,” jelas dr Andy di Jakarta Running Festival 2024 di Istorah Senayan, Sabtu (12/10/2024). 2024). ).
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
“Karena takut ketinggalan (FOMO), lalu melihat orang lain dan macam-macam, itu yang nomor satu menurut saya. Jangan abaikan kesehatan kita, karena kita harus lari untuk sehat,” lanjutnya. .
Kesalahan umum yang dilakukan pelari pemula
Dr Andy mengungkapkan beberapa kesalahan yang menyebabkan cedera pada pelari pemula. Kebanyakan pelari pemula mengalami penggunaan yang berlebihan.
Banyak pelari pemula berlari atau memulai di atas batas kemampuan mereka.
“Jadi mungkin dia terlalu cepat, terlalu banyak, terlalu jauh. Artinya dia berlari sendiri tanpa bisa berjalan, tapi terlalu cepat,” jelasnya.
Selain itu, pelari pemula seringkali kurang istirahat. Ini mengenai tubuhnya saat dia mulai berlari.
Dr Andy menyebutkan, salah satu pemicu cedera yang paling umum terjadi pada pelari pemula adalah kurangnya pemanasan dan pendinginan. Beberapa cedera yang rentan terjadi antara lain keseleo pergelangan kaki, keseleo lutut, keseleo pergelangan kaki, dan keseleo pergelangan kaki.
Oleh karena itu, disarankan bagi pelari pemula untuk mulai berlari secara perlahan dan konsisten.
“Latihlah secara perlahan, sungguh-sungguh dan konsisten, misalnya latihan kekuatan otot. Jangan lupa melakukan pemanasan, pendinginan dan dengarkan betul kemampuan atau batasan tubuh,” tegasnya.
(Sao/Suk)