Berikut cara mengetahui IQ anak bisa menggunakan tes Stanford-Binet.-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta

Kecerdasan Intelegensi (IQ) atau fungsi intelektual umumnya digunakan untuk mengukur kecerdasan seseorang. Faktanya, banyak orang tua yang mengajak anaknya untuk mengetahui tingkat IQ-nya.

Sebagai informasi, tingkat IQ seseorang diukur dalam satuan angka. Semakin tinggi angkanya maka dikatakan tingkat IQ seseorang semakin tinggi atau tinggi. Sebaliknya jika nilai IQ-nya rendah sering dikatakan suatu kelainan Cacat intelektual (PENGENAL)

Anda dapat mengetahui IQ anak Anda dengan menggunakan tes khusus. Lantas, tes IQ apa ​​yang paling umum digunakan saat ini? Simak pembahasannya di artikel ini.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Cara mengetahui IQ anak dalam tes

Menurut situs Science ABC, ada dua tes IQ yang biasa digunakan untuk mengetahui IQ anak, yaitu Stanford-Binet dan Wechsler Intelligence Scale for Children (WISC). Walaupun sama-sama merupakan alat untuk mengukur pengetahuan intelektual, namun keduanya mempunyai perbedaan dalam penghitungan skor.

Oleh karena itu, rentang skala IQ untuk membagi skor tidaklah konstan. Setiap tes IQ mungkin memiliki rentang yang berbeda. Selain itu, rentang atau jenis tes IQ juga dapat terus diperbarui.

Untuk mengetahui perbedaan tes Stanford-Binet dengan Wechsler Intelligence Scale for Children, simak penjelasannya di bawah ini:

1. Tes Stanford-Binet

Tes IQ ini dirancang untuk memahami kemampuan anak dan menganalisis mengapa sebagian dari mereka cenderung tertinggal dibandingkan teman sebayanya. Berdasarkan tes edisi kelima, berikut kategori rentang IQ pada tes Stanford-Binet.

  • Skor 176-225: Sangat berbakat (sangat berbakat)
  • Skor 161-175: Sangat berbakat
  • Poin 130-144 : Berbakat (Berbakat)
  • Poin 120-129: Lanjutan
  • Skor 110-119: Di Atas Rata-Rata (Rata-rata Tinggi)
  • Skor 90-109: Rata-rata
  • Skor 80-89: Di Bawah Rata-Rata (Rata-Rata Rendah)
  • Skor 70-79: Garis batas tertunda.
  • Skor 55-69 : sedikit tertinggal (handicap ringan)
  • Poin 40-54: Kembali (sedikit tertunda).

2. Tes Skala Kecerdasan Weichler untuk Anak (WISC).

Tes IQ ini dikembangkan oleh David Wechsler. Tes ini dibuat untuk menguji kecerdasan anak usia 5-15 tahun.

Skala tes WISC dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok verbal dan kelompok kinerja. WISC terdiri dari 12 tes yang diurutkan sebagai berikut.

  1. Informasi
  2. Memahami
  3. menghitung
  4. Persamaan
  5. Kamus
  6. Kisaran angka
  7. Lengkapi gambarnya
  8. Atur gambar
  9. Desain balok
  10. Merakit item
  11. tanda
  12. Maz

Tes IQ dirancang untuk menguji area tertentu saja.

Merujuk laman BPK Penabur, Tony Florio, psikolog klinis sekaligus dosen Universitas New South Wales, saat ini tes IQ hanya digunakan untuk menguji area tertentu. Menurutnya, tes tersebut tidak disesuaikan dengan cara kerja pikiran manusia saat ini.

Dalam tes IQ, hal yang diuji adalah kemampuan berbahasa, pengetahuan umum dan pemecahan masalah. Oleh karena itu, tes tersebut tidak mengukur kreativitas, motivasi, dan kepribadian seseorang.

Selain itu, masih banyak faktor lain yang mempengaruhi hasil tes IQ seseorang, mulai dari tingkat stres, pola makan, faktor sosial ekonomi, serta dukungan dan perilaku sosial.

Kemudian sebuah penelitian menemukan bahwa nilai tes IQ dapat berubah seiring bertambahnya usia seseorang. Hal ini dikarenakan semakin tua seseorang maka semakin banyak pula pemahaman dan pendidikan yang dimilikinya.

Itulah penjelasan bagaimana tes IQ anak ditentukan oleh tes tersebut. Ingin menguji IQ anak Anda?

(ilf/fds)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama