Berikut adalah 10 makanan alami terbaik untuk menurunkan tekanan darah tinggi-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta

Tekanan darah tinggi atau tekanan darah tinggi seringkali merupakan kondisi yang tidak terdiagnosis. Namun, kondisi ini bisa berdampak signifikan terhadap kesehatan.

Jika tekanan darah tinggi tidak segera ditangani, maka akan berisiko terkena penyakit jantung, stroke, dan kerusakan organ lain seperti ginjal.

Ahli jantung Marwah Abdellah, MD, dari New York-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center, menjelaskan salah satu cara menurunkan tekanan darah tinggi adalah dengan diet DASH, atau strategi diet untuk menghentikan tekanan darah tinggi.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Diet ini dirancang khusus untuk membantu mengontrol tekanan darah, yang meliputi banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, produk susu rendah lemak, dan makanan kaya serat lainnya.

“Diet DASH menyehatkan jantung dan kaya akan makanan tinggi kalsium, magnesium, potasium, protein, dan serat,” jelas Marwah di situsnya. Pencegahan.

Penurunan tekanan darah alami tercepat

1. Pisang

Pisang merupakan buah yang kaya akan potasium. Satu buah pisang berukuran sedang mengandung 420 miligram nutrisi ini, setara dengan 9 persen asupan harian yang direkomendasikan.

Kalium sangat bagus untuk mengendalikan tekanan darah. Selain itu, pisang kaya akan serat.

2. Bawang putih

Menurut National Institutes of Health (NIH), senyawa allicin yang terdapat pada bawang putih dapat membantu menurunkan tekanan darah. Allicin dilepaskan saat bawang putih dihancurkan atau dicincang.

Namun, dokter tidak menganjurkan penggunaan suplemen bawang putih karena penelitian mengenai efektivitasnya untuk tekanan darah tinggi masih terbatas. Untuk menggunakannya, Anda bisa mengolesi bawang putih panggang dengan minyak zaitun.

3. Ubi jalar

Ubi jalar kaya akan potasium dan magnesium, yang merupakan komponen penting dalam diet untuk menurunkan tekanan darah. Makanan ini kaya serat dan baik untuk jantung.

4. gandum

Biji-bijian berserat tinggi, terutama oatmeal, dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Ini membantu mengurangi berat badan dan kadar kolesterol.

Studi tersebut menemukan bahwa hanya tiga porsi biji-bijian sehari mengurangi risiko penyakit jantung sebesar 15 persen. Oatmeal untuk sarapan adalah cara yang bagus untuk memulai hari dengan biji-bijian.

5. Alpukat

Alpukat halus merupakan sumber kalsium, magnesium, dan potasium yang baik, yang membantu menurunkan tekanan darah. Satu buah alpukat mengandung 975 mg potasium, yang merupakan 25 persen dari asupan harian yang direkomendasikan.

6. Brokoli

Brokoli memiliki senyawa ajaib yang membantu menurunkan tekanan darah, termasuk kalsium, potasium, magnesium, dan vitamin C. Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi brokoli dapat menurunkan penyakit jantung dan meningkatkan umur panjang.

7. Bit

Bit kaya akan oksida nitrat, yang menurunkan tekanan darah. Studi menunjukkan bahwa minum jus bit dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak empat hingga lima mmHg. Coba tambahkan jus bit ke dalam makanan Anda, dan jika Anda membeli jus yang dibeli di toko, pastikan jus tersebut bebas gula.

8. Paprika merah

Paprika merah membantu menurunkan tekanan darah tinggi karena kaya akan potasium dan vitamin A. Paprika merah kaya akan serat dan vitamin C, menjadikannya camilan sehat yang bisa dipanggang dengan sedikit minyak zaitun.

9. Yoghurt rendah lemak atau bebas lemak

Produk susu rendah lemak merupakan sumber kalsium yang baik, salah satu senyawa utama yang membantu melawan tekanan darah tinggi. Kalium, protein, vitamin dan mineral dari yogurt juga melengkapi pola makan.

Satu porsi yogurt rendah lemak 12 ons menyediakan 30 persen dari jumlah kalsium harian yang direkomendasikan.

10. Minyak zaitun

Minyak zaitun mungkin tinggi kalori, namun memiliki banyak manfaat kesehatan. Konsumsi minyak zaitun yang kaya polifenol dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, terutama pada wanita.

Penelitian menunjukkan bahwa mengganti mentega dengan minyak zaitun untuk memasak dapat mengurangi penyakit dan kematian. Selain itu, mengonsumsi lebih banyak minyak zaitun dapat mengurangi kematian terkait demensia.

(sao/naf)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama