
Jakarta –
Asam jawa telah dikenal sebagai obat tradisional selama bertahun-tahun di berbagai budaya di seluruh dunia. Secara tradisional, asam jawa dapat digunakan sebagai obat pencernaan, pereda demam dan nyeri. Tergantung dari manfaat yang ingin diperoleh, asam jawa bisa dikonsumsi dalam bentuk minuman, bubuk, atau bubuk.
Banyak peneliti telah menguji manfaat asam jawa bagi kesehatan. Penelitian telah menunjukkan bahwa asam jawa mengandung zat yang bermanfaat untuk mengatasi masalah kesehatan umum. Dikutip dari MedicineNet, berikut daftar manfaat penggunaan Asam Jawa.
1. Mencegah resiko penyakit jantung
Seperti buah-buahan lainnya, asam jawa kaya akan polifenol dan flavonoid. Zat ini diketahui memberikan efek positif terhadap kadar kolesterol dalam tubuh.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Mengonsumsi asam jawa membantu memecah dan menyerap kolesterol jahat LDL (low-density lipoprotein) dalam darah dan meningkatkan kolesterol baik HDL (high-density lipoprotein). Menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh membantu menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan.
2. Mencegah resiko penyakit kanker
Asam jawa merupakan buah yang kaya akan antioksidan. Antioksidan diketahui membantu mencegah kerusakan sel. Zat ini menolak pengaruh radikal bebas yang menyebabkan perubahan sel dan menyebabkan kanker pada tubuh.
3. Meningkatkan kesehatan hati
Menurut penelitian, asam jawa dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kandung empedu dan berbagai penyakit liver. Efek langsung dari konsumsi asam jawa adalah meredakan gangguan pencernaan dan rasa mual.
Asam jawa juga mengandung antioksidan yang dikenal sebagai procyanidin, dan banyak ahli percaya bahwa asam jawa melindungi hati dan melawan penyakit hati berlemak.
4. Mengandung sifat anti inflamasi
Kandungan anti inflamasi pada asam jawa mungkin menjadikannya sebagai obat pereda nyeri topikal untuk luka di tubuh. Asam jawa dapat meredakan pembengkakan dan nyeri pada area yang terkena.
Para peneliti telah menunjukkan bahwa ini membantu mengurangi peradangan internal, yang memiliki manfaat kesehatan. Secara khusus, kandungan anti inflamasi meningkatkan kontrol gula darah pada penderita diabetes.
(suk/suk)