
Jakarta –
Keponakan laki-laki Ayu TingtingRayaz Zoltan Fakrizal meninggal dunia pada Sabtu, 31 Agustus 2024.
Adik Saifa. Ayu Tingting Ia menulis tentang tujuh hari kesedihan saat anak kedua mereka pergi. Ia mengaku, hal itu seharusnya diterimanya saat dokter menyampaikan kabar buruk tersebut.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
“Inna lilahi waina ilahi rajiun 31 Agustus 2024 Rayaz Zoltan Fakrizal meninggal dunia, Anak Mama, Mama cantik meninggalkan Mama untuk selama-lamanya. Kedua kaki, kedua tangan dan air mata saat dokter bilang ke ayah tak punya anak. Ujian berat buat ayah dan ibu untuk melepaskanmu. “Iya dan keluarga harus melepaskanmu selamanya,” tulis Syifa di Instagram yang muncul di Detikcom, Selasa (10/9/2024).
Di postingannya, saudara kedua Ayu Tingting Dia meminta maaf atas apa yang terjadi. Ia pun yakin anak tersebut tidak akan sakit lagi.
“Kamu cantik sekali bu, maafkan aku bu, maafkan aku atas segalanya, cintaku padamu tak bisa dijelaskan bu, aku berusaha menyelamatkanmu anakku, tapi ada Allah, sebaliknya, Allah semakin sayang padamu anakku, kini kamu tak lagi merasakan sakitnya,” ulangnya.
Sifa jatuh sakit dan mengaku putra keduanya telah meninggalkannya. Rasa rindunya terhadap putra keduanya sungguh tak tertahankan.
“Ibuku yakin dia di surga dari Tuhan, tapi ibuku sudah tidak tahan. Kamu ingin meninggalkan ibu selamanya. Sakitnya hancur. Perasaan di hati ibu hancur. Ibuku tak terlukiskan. Sekarang, itu adalah. Sudah 7 hari kamu meninggalkan ibu, ayah, dan kakakku. “Kamu juga Zoltan…dan seharusnya kamu berumur 2 bulan hari ini, 7 September 2024, tapi Tuhan mengambilmu kembali. Ya, Tuhan sangat baik.” sakit dan sedih sekali kehilangan anakku seperti ini,” jelasnya lagi.
Sif Dia mengatakan dia bisa melanjutkan hidupnya bahkan tanpa putra keduanya. Zoltan akan tetap ada di hati setiap keluarga.
Sebelumnya Ayu Ting Ting membeberkan kronologi meninggalnya putra keduanya.
“Iya mungkin kita tidak tahu, mungkin itu jalan Tuhan. Baik untuk adik kita, jadi kita kaget, keluarga kaget, Sifa dan Nandam juga kaget. Anak-anak saya kaget dan kaget ya. mereka?” kata Ayu, Minggu (1/9/2024).
Ibu satu anak ini mengatakan, keponakannya sebelumnya pernah menerima vaksin polio dan sedang hamil karena diare parah.
“Awalnya muntah-muntah, buang air besar. Kami lihat biasa saja. Lalu kami ke RS, kata dokter tidak ada apa-apa, setelah divaksin vaksin polio bagus sekali. Gejalanya seperti muntah-muntah, kami ambil itu. Ke rumah sakit, dokter berkata, “Tidak ada apa-apa. Memang gejalanya seperti yang dijelaskan oleh dokter anak. Nah, tiap hari tak henti-hentinya, katanya muntah-muntah dan buang air besar, sehingga akhirnya diantar ke Bunda. RS Margonda,” jelasnya.
(Wes/Pus)