
Jakarta –
Nikita Mirzani Tampaknya ia tak bisa tinggal diam hingga mendatangi Polres Jakarta Selatan untuk melaporkan foto VA tersebut.
Tentu saja laporan tersebut berkaitan dengan putranya, LM. Apakah Nikita Mirzani sendiri masih berhubungan dengan putranya?
“Saya lebih memilih komunikasi hanya dengan Tuhan. Supaya tetap bisa bahagia,” ujarnya Nikita Mirzani Kamis (12/9/2024) Ketawa saat ditemui di Polres Jakarta Selatan.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Ia tak ingin membahas persoalan lebih lanjut terkait masalah ini. Namun satu yang pasti, kedua putranya saat ini dalam keadaan sehat.
“Anak-anak saya sehat dan bersekolah,” tegas Nikita Mirzani.
Seorang pengacara Nikita Mirzani Dia menjelaskan, kliennya banyak bercerita tentang keluhannya. Namun pembicaraan tersebut tidak bisa diungkapkan karena masalah pribadi.
“Akhirnya Ngushi menelpon saya kemarin (Rabu). Saya belum masuk ke privasinya, tapi Ngushi minta saya ke kantor polisi. Sudah lama sekali dia tidak ke kantor polisi. Iya, Fahmi Bachmid di sini dan kami melaporkan sesuatu.”
Fahmi juga mengatakan, permasalahan yang dihadirkan Nikita Mirzani sangat pelik. Mereka pun menjelaskan, Nikita Mirzani tidak bisa dimaafkan jika ikut campur.
“Kalau Nikita ikut campur, sebaiknya ambil posisi lapor ke polisi. Detail siapa yang dilaporkan belum dibaca, tapi yang jelas ada yang dilaporkan dan ada buktinya. , bukan akun.”
Penjelasan Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi soal siapa yang dilaporkan Nikita Mirzani. Bintang film Comic 8 itu melaporkan seseorang.
Benar kakak NM datang ke Polres Jaksel untuk melaporkan kasus keluarganya. Terlapor inisialnya VA, kemudian LM (17) menjadi korban, kata Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi di Polres Jakarta Selatan. , Kamis (12/9/2024).
Nikita Mirzani melapor ke VA terkait ketentuan Undang-Undang (UU) Kesehatan, UU Perlindungan Anak, dan KUHP. Pasal 76D Undang-Undang Perlindungan Anak berlaku. Pasal 76 D UU 35/2024 yakni dilarang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memaksa anak melakukan persetubuhan dengan dirinya atau orang lain.
(Barat/Nu2)