Apakah Anda rutin berolahraga, apakah berarti bisa makan dengan bebas? Berikut penjelasan dokter-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-



Jakarta

Olahraga merupakan salah satu kunci menjaga kesehatan dan kebugaran. Namun masih banyak anggapan di masyarakat bahwa jika seseorang bekerja keras, ia boleh makan makanan apa saja secara gratis.

Ini termasuk mengonsumsi makanan tinggi kalori, lemak, gula, dan garam. Sebenarnya apakah anggapan tersebut benar?

Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Andika Respati, SpKO berpendapat bahwa untuk menjadi sehat, seseorang harus berusaha menerapkan segala cara hidup dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya boleh memilih untuk berolahraga, namun juga tidak boleh makan sembarangan atau sebaliknya.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Karena kita bisa berolahraga agar tetap sehat, lalu menjaga pola makan, terus menjaga istirahat dan tidur, serta menjaga kesehatan mental kita semua. Dr. Andika, Awak media di Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2024) Saat ditemui, mereka bilang, 'Jangan pilih-pilih.'

Menurutnya, semua pola hidup sehat di atas harus dilakukan secara bersama-sama. Meskipun mungkin setiap alasan harus memiliki bagiannya masing-masing.

Kebiasaan seperti itu pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja dan mengurangi manfaat maksimal yang dapat diterima tubuh dari olahraga. Dalam beberapa kasus, hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang tidak diinginkan.

Contohnya adalah ketika seseorang sesekali mengalami serangan jantung saat berolahraga.

“Atau mungkin kita pernah melihat orang-orang yang lari-lari lama atau ke gym dalam waktu lama, tapi misalnya bapak-bapak, perutnya masih sangat kering atau masih gendut. Ya mungkin karena latihannya keras, tapi makannya bahkan lebih keras lagi,” tegasnya.

Setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh harus ditimbang. Penting untuk mengonsumsi cukup kalori, protein, karbohidrat, gula dan garam untuk memenuhi kebutuhan yang tepat.

(di atas)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama