
Jakarta –
Ada banyak cara untuk mengurangi risiko kanker payudara, salah satunya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan sehat dan seimbang.
Seperti yang Anda ketahui, kanker payudara merupakan penyakit dimana sel kanker terbentuk pada salah satu atau kedua payudara. Jenis kanker ini merupakan kanker yang paling umum terjadi pada wanita.
Penyebab kanker payudara masih belum diketahui. Namun, ada beberapa faktor risiko yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker payudara.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Hematologi-Onkologi dr Andika Rachman SpPD-KHOM mengatakan faktor seperti usia, riwayat mutasi genetik dalam keluarga seperti BRCA1/2, dan paparan hormon estrogen dalam jangka panjang meningkatkan risiko kanker payudara.
Selain itu, faktor gaya hidup seperti pola makan yang tidak sehat, obesitas, konsumsi alkohol, dan kurangnya aktivitas fisik meningkatkan risiko kanker payudara.
Lalu makanan apa saja yang bisa menurunkan risiko kanker payudara?
Dr Andica menyarankan untuk membatasi asupan lemak jenuh dan menggantinya dengan lemak sehat yang banyak ditemukan pada makanan:
- minyak zaitun
- Gila
- bulir
- Ikan kaya akan asam lemak omega-3.
Dr Andika menjelaskan, alasan perlunya membatasi lemak jenuh adalah karena lemak ini menyebabkan peradangan kronis yang dapat memicu kanker.
Selain itu, lemak jenuh, terutama dari daging merah dan produk susu tinggi lemak, sering dikaitkan dengan peningkatan kadar hormon estrogen sehingga meningkatkan risiko kanker payudara.
“Pola makan tinggi lemak jenuh dapat memicu obesitas yang merupakan faktor risiko utama berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, endometrium, dan usus besar,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (10/9/2024).
(suk/naf)