8 Obat Alami Darah Tinggi dari Herbal, Jahe hingga Kayu Manis-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta

Tekanan darah tinggi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi. Kondisi ini dikendalikan dengan mengonsumsi obat-obatan kimia atau herbal, sesuai anjuran dokter.

Penderita tekanan darah sebaiknya rutin berkonsultasi ke dokter selain minum obat. Konsultasi dengan dokter mencegah hal terburuk dan melindungi kesehatan pasien.

Pengobatan darah tinggi alami dengan herbal

Berbagai bumbu dan rempah digunakan dalam pengobatan tradisional. Berikut obat herbal yang digunakan untuk mengatasi darah tinggi.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

1. Biji wijen

Biji seledri kaya akan zat besi, magnesium, mangan, kalsium dan serat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa biji seledri dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Merujuk pada laman Healthline. Sebuah penelitian menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada orang yang mengonsumsi biji seledri. Biji seledri merupakan sumber serat makanan yang sering dikaitkan dengan tekanan darah rendah.

2. Kapulaga

Kapulaga mengandung antioksidan yang membantu menurunkan tekanan darah dan mengatasi gejala sindrom metabolik lainnya. Anda bisa makan kapulaga dengan menambahkannya ke dalam masakan.

3. Peterseli

Peterseli banyak ditemukan dalam masakan Eropa, Timur Tengah, dan Amerika. Ada banyak kandungan nutrisi pada peterseli, terutama senyawa karotenoid dan vitamin C.

Keduanya membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat. Oleh karena itu, konsumsi peterseli secara teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

4. Bawang putih

Bawang putih kaya akan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Menurut Vinmek, bumbu ini mengandung allicin yang meningkatkan sirkulasi darah dan melemaskan pembuluh darah dalam tubuh. Dengan cara ini, bawang putih membantu menurunkan tekanan darah.

5. Jahe

Jahe merupakan rempah yang biasa digunakan untuk mengatasi sejumlah masalah kesehatan jantung, mulai dari kadar kolesterol hingga tekanan darah tinggi. Jahe dapat bertindak sebagai penghambat ACE alami.

ACE Inhibitor adalah sekelompok obat yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah. Jadi jahe membantu menurunkan tekanan darah.

6. Kayu Manis

Kayu manis telah lama digunakan untuk mengobati penyakit jantung, termasuk menurunkan tekanan darah. Sebuah penelitian yang melibatkan 641 peserta menemukan bahwa mengonsumsi kayu manis dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Jika kayu manis digunakan terus menerus selama 12 minggu, efek ini akan semakin terlihat.

7. Cakar kucing Cina

Cakar kucing Cina digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit, termasuk tekanan darah tinggi. Meski memiliki kemiripan, tanaman cakar kucing Cina berbeda dengan tanaman cakar kucing pada umumnya.

Tanaman cakar kucing cina mengandung beberapa senyawa seperti hirsutin dan rhynchophylline. Senyawa ini mampu merangsang pembuluh darah untuk memproduksi oksida nitrat.

Nitric oxide membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan aliran darah. Selain itu, senyawa hirsutine dan rhynchophylla memiliki sifat anti hipertensi.

8. Kemangi

Daun kemangi biasanya digunakan dalam saus pesto dan masakan Italia. Menurut laman Very Good Health, daun ini mengandung senyawa yang membantu menurunkan tekanan darah.

Kemangi mengandung antioksidan yang disebut eugenol. Senyawa ini membantu mengendurkan pembuluh darah dengan mencegah masuknya kalsium ke tempat yang tidak seharusnya

Tumbuhan ini adalah pengobatan alami yang berbeda untuk pengobatan tekanan darah tinggi. Ingat, banyak bumbu dan rempah yang dapat berinteraksi dengan obat. Jadi ada baiknya berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan obat alami ini.

(baris/baris)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama