5 kebiasaan sehari-hari ini dipercaya bisa memperpanjang umur, mau coba?-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta

Menjalani umur panjang dengan tubuh yang sehat dan bugar merupakan dambaan setiap orang. Beberapa orang percaya bahwa umur panjang ditentukan oleh genetika.

Namun, kenyataannya genetika hanya berperan kecil dalam hal ini. Padahal, pola hidup sehat menjadi kunci untuk memperpanjang umur.

tersebut Garis kesehatanBerikut beberapa kebiasaan sehat yang bisa dicoba:

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

1. Makan buah-buahan

Kacang diketahui kaya akan antioksidan, serat, dan protein. Kacang merupakan sumber mineral dan vitamin seperti vitamin E dan B6, niasin, folat, kalium, magnesium, dan tembaga.

Sebuah penelitian menemukan bahwa makan kacang memiliki efek kesehatan yang bermanfaat terhadap berbagai jenis kanker, kadar lemak perut, sindrom metabolik, diabetes, peradangan, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Penelitian lain menunjukkan bahwa orang yang makan kacang-kacangan minimal 3 kali seminggu memiliki risiko kematian dini 39% lebih rendah.

2. Menggunakan kunyit

Kunyit merupakan rempah-rempah yang mengandung senyawa bioaktif kuat yang disebut juga kurkumin. Karena sifat anti-inflamasi dan antioksidannya, kurkumin dianggap membantu melindungi fungsi paru-paru, jantung, dan otak, serta mencegah kanker dan penyakit terkait usia.

Kunyit telah digunakan di India selama ribuan tahun dan umumnya dianggap aman.

3. Berlatih secara aktif

Berolahraga selama 15 menit sehari memiliki banyak manfaat, termasuk tambahan 3 tahun kehidupan. Tambahan olahraga 15 menit setiap hari dapat mengurangi risiko kematian dini sebesar 4%.

Sebuah ulasan menemukan bahwa orang berusia di atas 60 tahun yang aktif secara fisik memiliki risiko kematian dini sebesar 22 persen lebih rendah. Bahkan jika Anda berolahraga kurang dari rekomendasi 150 menit seminggu.

Seseorang yang mencapai waktu 150 menit yang direkomendasikan memiliki risiko kematian dini 28 persen lebih rendah. Terlebih lagi, angkanya adalah 35 persen bagi mereka yang melakukan praktik di atas pedoman tersebut.

4. Hindari merokok

Seorang perokok dapat kehilangan nyawa hingga 10 tahun dan 3 kali lebih mungkin meninggal dibandingkan bukan perokok. Sebuah tinjauan menunjukkan bahwa berhenti merokok sebelum usia 40 tahun dapat mencegah hampir seluruh risiko kematian akibat merokok.

Menurut sebuah penelitian, seseorang yang berhenti merokok pada usia 35 tahun dapat memperpanjang usia harapan hidupnya hingga 8,5 tahun.

5. Utamakan kebahagiaan

Individu yang bahagia mengalami penurunan kematian dini sebesar 3,7 persen selama masa studi 5 tahun. Sebuah penelitian terhadap 180 biksu Katolik menganalisis tingkat kebahagiaan yang mereka laporkan sendiri saat memasuki biara dan kemudian membandingkan tingkat tersebut dengan umur panjang.

Mereka yang merasa paling bahagia pada usia 22 tahun memiliki kemungkinan 2,5 kali lebih besar untuk bertahan hidup 6 dekade kemudian. Studi lain menemukan bahwa orang yang bahagia bisa bertahan hingga 18 persen lebih lama dibandingkan orang yang tidak bahagia.

(suk/suk)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama