
Jakarta –
Untuk kedua kalinya dalam dua tahun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan empox, atau penyakit monyet, sebagai darurat kesehatan masyarakat global. Hal ini menyusul wabah Mepox di Republik Demokratik Kongo yang menyebar ke negara tetangga.
Varian baru Mpox, clade 1b, telah memicu kekhawatiran global karena penyebarannya lebih cepat dan lebih mematikan. Mepox dapat ditularkan melalui kontak dekat.
Dikutip dari NDTV, berikut daftar negara yang melaporkan varian mematikan Mpox 'Clade 1b'.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
1. Republik Demokratik Kongo
Ada dua jenis mepox yang beredar di Republik Demokratik Kongo, clade I kronis dan clade Ib. Keduanya mudah menular melalui hubungan seksual.
Pada tahun tersebut Pada 11 Agustus 2024, total 3.235 kasus clade 1B dan 19 kematian telah dilaporkan di Republik Demokratik Kongo.
2. Swedia
Pada tahun tersebut Pada tanggal 15 Agustus, Swedia mengkonfirmasi infeksi Mepox baru yang pertama di luar Afrika. Pejabat kesehatan Swedia mengatakan dalam siaran pers bahwa pasien tersebut terinfeksi selat Epox clade Eb, yang terlibat dalam wabah baru-baru ini, saat berada di Afrika. Saat ini pasien sedang dirawat.
3. Thailand
Kasus Mpox yang dilaporkan di Thailand dipastikan berasal dari strain virus clade Ib yang pertama kali dilaporkan di negara tetangga, Indonesia.
Kasus ini pertama kali dilaporkan pada 21 Agustus. Pemerintah Thailand mengatakan kasus tersebut adalah seorang warga Eropa berusia 66 tahun yang berasal dari negara Afrika di mana penyakit ini menyebar.
4. Burundi
Pada tahun tersebut Pada tanggal 18 Agustus, Burundi memiliki 153 kasus Mepox clade Ib tanpa kematian. Negara ini telah melaporkan 113 kasus Mepox Clade Ib dalam dua minggu terakhir, menurut data WHO.
Kenya
Pada tanggal 29 Juli, Kementerian Kesehatan Kenya mengkonfirmasi satu kasus Ib. Ini adalah pertama kalinya kasus ini teridentifikasi di negara tersebut. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, tidak ada kematian yang dilaporkan sejak 8 Agustus.
5. Rwanda
Pada tahun tersebut Pada tanggal 7 Agustus, empat kasus keju yang mengandung Mepox terkonfirmasi dan tidak ada kematian yang dilaporkan di negara tersebut secara keseluruhan, menurut data WHO.
6. Uganda
Pada tahun tersebut Pada tanggal 18 Agustus, Uganda mengidentifikasi tiga kasus Mepox clade Ib, tanpa kematian, menurut data WHO. Virus ini merupakan salah satu kasus campak pertama yang terkonfirmasi di negara tersebut.
(suk/suk)