
Jakarta –
Minum kopi di pagi hari merupakan hal yang lumrah dilakukan banyak orang Indonesia. Selain aromanya yang nikmat untuk mengawali hari, rutin minum kopi memiliki banyak manfaat penting bagi tubuh.
Tentu saja manfaat kopi bagi kesehatan dapat diperoleh dengan baik jika meminumnya secara rutin. Selain itu, manfaat kopi pada setiap orang mungkin berbeda-beda.
Berikut 5 manfaat kesehatan tak terduga dari minum kopi.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
1. Meningkatkan suasana hati
Minum kopi setiap pagi membantu seseorang menjalani hari yang baik. Sebab secangkir kopi dianggap sebagai 'tiket menuju kebahagiaan'.
Sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam Journal of Basic and Clinical Physiology and Pharmacology menemukan bahwa orang dewasa yang sehat mengalami peningkatan mood 30 menit setelah mengonsumsi kafein.
Minum kopi secara teratur menghasilkan peningkatan mood yang lebih besar dan signifikan dibandingkan minum kopi berkafein.
2. Dapatkan lebih banyak energi
Biji kopi mengandung kafein, stimulan alami yang membantu seseorang merasa lebih energik. Secara khusus, senyawa ini menstimulasi sistem saraf pusat, membantu mereka merasa lebih berenergi saat menjalani atau memulai hari.
3. Mengurangi risiko penyakit Alzheimer
Selain kafein, kopi mengandung senyawa polifenol bioaktif yang dapat membantu sejumlah masalah kesehatan, termasuk otak. Beberapa bukti
Pada tahun tersebut Beberapa bukti yang diterbitkan dalam International Journal of Molecular Sciences pada tahun 2021 menunjukkan bahwa konsumsi kopi mungkin dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa kondisi neurodegeneratif, seperti penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, dan demensia.
Minum kopi secara rutin memberikan efek positif bagi jantung. Menurut penelitian tahun 2018 yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, minum 3 hingga 5 cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 15 persen.
5. Fungsi tiroid membaik
Diterbitkan di Jurnal Nutrisi
Secara khusus, asupan kafein antara 9,97 dan 264,97 miligram per hari berhubungan positif dengan kadar hormon perangsang tiroid yang sehat.
(DP/Naik)