
Jakarta –
Pasangan yang melakukan hubungan seks secara teratur memperkuat ikatan dan keharmonisan. Apalagi berhubungan seks memiliki banyak manfaat lain bagi tubuh.
Namun, sangat sedikit pasangan yang tidak menjalin hubungan intim secara rutin. Artinya, frekuensi cinta mereka bisa saja berkurang atau bahkan berhenti untuk sementara waktu.
Dikutip dari Healthshot, ada beberapa dampak pada tubuh ketika seseorang berhenti berhubungan seks. Efek samping berikut mungkin terjadi.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
1. Menurunnya libido dan hasrat seksual
Seks teratur membantu menjaga libido dan hasrat yang sehat. Sebaliknya, berhubungan seks atau tidak berhubungan seks dapat menyebabkan penurunan libido. Kondisi ini bisa membuat seseorang terangsang dan merasakan hasrat seksual.
Penurunan libido ini bisa menciptakan 'lingkaran setan'.
2. Sambungannya tegang
Seksualitas adalah aspek penting dalam ikatan dalam hubungan emosional dan hubungan romantis. Kesenjangan aktivitas seksual yang berkepanjangan dapat merusak hubungan emosional antar pasangan, sehingga berujung pada rasa frustasi, ketidakpuasan bahkan frustasi.
Kurangnya seks dapat memengaruhi kepuasan hubungan, komunikasi, dan keintiman secara keseluruhan, yang dapat menyebabkan konflik dan menurunkan kualitas hubungan.
3. Vagina kering dan nyeri saat berhubungan intim
Wanita mungkin mengalami kekeringan pada vagina akibat hubungan seksual yang tidak teratur. Gairah dan hubungan seksual yang teratur meningkatkan produksi minyak alami yang membantu memperlancar penetrasi dan membuat aktivitas seksual lebih menyenangkan. Tanpa rangsangan seksual yang teratur, jaringan vagina bisa menjadi kering dan melar, menyebabkan rasa tidak nyaman, nyeri, dan robekan ringan saat berhubungan.
(DP/Suk)