Perbedaan Pria dan Wanita, Fakta Umum yang Sering Terlupakan-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-


Jakarta

Air mani dan air mani adalah dua hal yang berbeda. Banyak orang yang sudah mengetahui fakta ini, namun nampaknya tidak semua orang mengetahui secara pasti apa yang membedakan keduanya.

Dari Healthline, sperma adalah sel-sel pada sistem reproduksi pria yang merupakan bagian dari sperma. Sperma diperlukan untuk membuahi sel telur.

Sedangkan air mani biasanya merupakan keluarnya cairan dari Mr P saat pria mengalami orgasme. Bedanya yang disebut orgasme kering, yaitu tidak ada orgasme dengan ejakulasi.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Dalam kehidupan sehari-hari, sebagian orang menganggap keduanya sama. Faktanya, satu-satunya kesamaan antara keduanya adalah Mr. P mengudara di saluran yang sama.

Sperma dan fungsi sperma

Sebagai bagian dari sistem reproduksi, fungsi sel sperma yang dihasilkan pria jelas untuk membuahi sel telur pada wanita. Pembuahan bisa terjadi karena sel sperma mempunyai bentuk dan kemampuan berenang yang cepat.

Tanpa media pembawa, kemampuan berenang sperma tidak ada artinya. Cairan mani berfungsi membawa sperma, membawanya ke tempat yang memungkinkan terjadinya pembuahan.

Proses produksi air mani

Proses ejakulasi diawali dari testis atau buah zakar, organ reproduksi penghasil sperma, dan hormon testosteron. Dari testis, sel sperma mengalir melalui epididimis dan vas deferens.

Di tempat lain, kelenjar yang disebut vesikula seminalis dan terletak di belakang kandung kemih menghasilkan cairan mani, komponen lain dari air mani.

Yang tak kalah penting, kelenjar prostat paling banyak menghasilkan air mani.

Perbandingan komposisi sperma dalam air mani

Dalam kondisi normal, terdapat 15-200 juta sel sperma dalam setiap mililiter air mani. Ada banyak faktor yang mempengaruhi jumlah sperma, di antaranya pengaruh lingkungan dan gaya hidup.

Produksi sperma tidak dibatasi oleh usia

Tubuh pria selalu memproduksi sel sperma, sehingga sperma tidak akan pernah habis kecuali dalam keadaan tertentu. Produksi sel sperma terbaik dikatakan terjadi pada usia 30-an.

Seiring bertambahnya usia, produksi sel sperma menurun kualitas, motilitas atau motilitasnya.

(naik naik)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama