
Jakarta –
Artis Mpok Alpa Ia mengaku sering ditipu oleh temannya. Baru-baru ini kehilangan 2 miliar birr.
Praktisi FYP sulit mempercayai orang karena suka ditipu. Bahkan rekan profesionalnya pun takut.
Jadi sekarang aku minta maaf, seperti kamu Anwar, aku sulit mempercayai orang, kata Alpa kemarin di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
“Bahkan 'Perang, apakah kamu baik-baik saja denganku?' Anwar Bibi dalam kesempatan yang sama mengatakan, “Saya hanya mengatakannya, saya tidak perlu penjelasan.”
Mpok Alpa malah berpikir untuk tidak punya teman. Ia juga jarang bersosialisasi.
“Jadi aku pikir, aku nggak perlu berteman ya? Aku lebih, kalau kamu mau berteman denganku, silakan saja, tidak apa-apa,” ujarnya.
Mpok Alpa bilang, kalau punya teman dekat sebelum selingkuh, dianggap saudara. Tapi dia tidak bisa berhenti berpikir bahwa seseorang sedang mengawasinya.
“Kalau aku sahabat, ngomongnya kayak kakak beradik. Aku nggak habis pikir begini, kok dari sekian banyak amal baikku, cuma dilihat satu orang. Aku suka begini, mulut jelek mengancamku,” dia dikatakan.
Mpok Alpa kini fokus menjaga kehamilan anak kembarnya. Dia akan segera melahirkan dan akan dibantu oleh Rafi Ahmed.
Mpok Alpa justru melaporkan kasus penipuan yang menimpa dirinya. Uang Rp 1 Miliar lebih diambil oleh teman Mpok Alpa. Sebelumnya, Mpok Alpa sudah melayangkan surat panggilan namun tidak mendapat balasan dari temannya.
“Di Polres Metro Jakarta Selatan kami diduga melakukan penipuan dan penipuan dan sudah melapor ke polisi. Setelah laporan lengkap, kami akan kembali ke polisi untuk memanggil saksi dan pihak yang diusulkan,” jelas Zaki Ramdani Mpok Alpa. Seorang pengacara bertemu di Polres Jakarta Selatan, 2 Februari 2023
Isu hilangnya uang Mpok Alpa sempat ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu. Karena hingga saat ini belum ada itikad baik dari temannya, Mpok Alpa akhirnya memutuskan untuk melapor.
Zaki Ramdani menegaskan kembali bahwa “telah terjadi kerugian lebih dari 1 miliar birr akibat dugaan tindak pidana 378 dan 372.”
(dicari/Wes)