
Jakarta –
Mengunyah makanan minimal 40 kali sebelum ditelan dapat membantu menurunkan berat badan secara signifikan.
Ahli gizi senior Vanshika Bhardwaj dari Rumah Sakit Marengo Asia, Gurugram mengatakan bahwa mengunyah makanan sebanyak 40 hingga 50 kali dapat mengendalikan rasa lapar dan cenderung mengonsumsi makanan lebih sedikit.
“Penting untuk mengunyah makanan secara perlahan dan benar, makan terlalu cepat dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan gangguan lambung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa seseorang harus mengunyah setidaknya 30 kali untuk makanan keras, dan 6-10 kali untuk makanan lunak,” kata Shruti. K Bhardwaj, Kepala Ahli Diet di Rumah Sakit Zydus, Ahmedabad, dikutip dari The Times of India.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan meningkatkan jumlah mengunyah, seseorang dapat mengalami peningkatan hormon usus yang berhubungan dengan perasaan lapar dan kenyang. Ini benar-benar mengarah pada pengendalian nafsu makan yang lebih baik.
Teknik ini membuat seseorang lebih fokus pada makanan sehingga mencegah makan berlebihan.
“Mengunyah biasanya meningkatkan produksi air liur, yang melibatkan pertumbuhan epitel yang memberi nutrisi pada usus,” kata ahli gizi Shruti.
“Jika kita makan terlalu cepat, partikel makanan yang tidak tercerna dapat menyebabkan fermentasi dan pertumbuhan bakteri di usus. Jadi seberapa sering seseorang perlu mengunyah tergantung dari kandungan makanan tersebut,” lanjutnya.
(suk/suk)